SUN Benchmark Mixed
SUN benchmark mixed, jelang data inflasi September yang menembus 1%. Berdasarkan survei Bloomberg, Indonesia periode
SUN benchmark mixed, jelang data inflasi September yang menembus 1%. Berdasarkan survei Bloomberg, Indonesia periode
Kepercayaan konsumen lebih kuat, memperkuat ekspektasi kenaikan FFR hingga 4,4% pada FY22E. Salah satu indikator
Walaupun kenaikan FFR September +75Bps telah Price In, namun investor mengkhawatirkan wacana kenaikan suku bunga the Fed
Dow Jones mengkonfirmasi pasar Bearish, melengkapi Bearish Nasdaq dan S&P500 yang sudah terjadi terlebih dahulu,
Kenaikan BI 7DRRR September hingga +50Bps, adalah dosis moneter BI yang jarang diberikan. NHKSI Research melihat
Kenaikan BI 7DRRR September hingga +50Bps, adalah dosis moneter BI yang jarang diberikan. NHKSI Research melihat
Sektor Konsumer yang rentan perlambatan pertumbuhan ekonomi, melengkapi tekanan Sektor Teknologi yang sensitif suku
Investor mencerna kenaikan suku bunga the Fed dan BI. Yield SUN Benchmark tenor pendek FR90 naik 8Bps.Selain kenaikan
Lagging Indicator pasar tenaga kerja AS tetap solid, pembenaran Hawkish lanjutan the Fed pada November dan Desember