31 Juli 2026
IHSG pada perdagangan Kamis kemarin ditutup menguat +1.56% ke level 6,186.36. Sentimen pasar mulai menunjukkan perbaikan seiring investor asing kembali membukukan net foreign buy sebesar IDR 100.81 miliar.
Research
31 Juli 2026
IHSG pada perdagangan Kamis kemarin ditutup menguat +1.56% ke level 6,186.36. Sentimen ...
Research
30 Juli 2026
IHSG pada perdagangan Rabu kemarin ditutup terkoreksi -0.64% ke level 6,091.39. IHSG ma...
31 Juli 2026
IHSG pada perdagangan Kamis kemarin ditutup menguat +1.56% ke level 6,186.36. Sentimen pasar mulai menunjukkan perbaikan seiring investor asing kembali membukukan net foreign buy sebesar IDR 100.81 miliar.
30 Juli 2026
IHSG pada perdagangan Rabu kemarin ditutup terkoreksi -0.64% ke level 6,091.39. IHSG masih bergerak dalam fase konsolidasi dengan area pergerakan utama berada pada rentang 6,000–6,200–6,400. Di sisi lain, investor asing masih membukukan net foreign sell sebesar IDR 183.1 miliar, sementara fokus pasar mulai bergeser ke musim rilis laporan keuangan, sehingga pelaku pasar cenderung lebih selektif dengan memilih saham yang memiliki fundamental dan prospek kinerja yang solid.
29 Juli 2026
IHSG pada perdagangan Selasa kemarin ditutup terkoreksi -0.89% ke level 6,130.59. IHSG saat ini masih bergerak dalam fase ranging dan cenderung mengalami konsolidasi, dengan area pergerakan yang diperkirakan berada pada rentang 6,000–6,200–6,400. Pelaku pasar juga masih memilih bersikap wait and see sembari menantikan kejelasan mengenai sosok yang akan menggantikan Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia.
28 Juli 2026
IHSG pada perdagangan Senin kemarin ditutup terkoreksi -0.17% di level 6185.8. IHSG saat ini masih cenderung sideways dan volatil, terutama pasar masih cukup wait and see terkait dengan calon pengganti gubernur Bank Indonesia yang baru pasca mundurnya Perry Warjiyo dari kursi Gubernur BI.
27 Juli 2026
IHSG pada perdagangan Jumat kemarin ditutup terkoreksi -1.88% di level 6196.43. IHSG terkoreksi akibat kepanikan harga acuan minyak mentah yang kembali mulai mencetak USD 100 / Barell, terlepas pasca closing perdagangan hari Jumat di luar Indonesia, harga minyak kembali turun pasca hampir menyentuh resistance psikologis tersebut.