Pasar SUN Merespon Komitmen The Fed
Pasar SUN merespon komitmen the Fed, semua SUN benchmark catatkan penurunan yield kemarin. Sebelumnya, kenaikan FFR Juni
Pasar SUN merespon komitmen the Fed, semua SUN benchmark catatkan penurunan yield kemarin. Sebelumnya, kenaikan FFR Juni
Proyeksi Laba Konsensus 2H22 Terlalu Tinggi. Inflasi dan suku bunga tinggi, serta apresiasi USD, membuat sejumlah analis
Sentimen Positif Surplus Trade Balance. SUN benchmark catatkan kenaikan yield tipis antara 0,1 bps-5,4 bps. Data
Kenaikan FFR Juni +75 Bps (Vs. Cons. +50 Bps), aksi agresif the Fed meredam inflasi tinggi Mei level konsumen CPI (1,0%
Pemerintah Menangkan Lelang Sukuk IDR 5,1 Triliun. Data DJPPR menunjukkan, penawaran masuk lelang Sukuk kemarin senilai
Inflasi level produsen kembali naik, melengkapi inflasi tinggi konsumen CPI Mei (1,0% MoM; 8,6% YoY). Data menunjukkan
Pasar SUN awal pekan tertekan, seiring depresiasi rupiah mendekati level psikologis IDR 14.700/USD. Indeks USD menguat
Hawkish the Fed tidak efektif, dan inflasi akan tetap tinggi. CPI MoM Mei AS naik sebesar 1,0% (Vs. Apr. 0,3% MoM),
Pola inversi yield UST2Y (3,35%) dan UST10Y (3,36%) terbentuk, salah satu indikator resesi. Walaupun belum terjadi