Daily Report | 21 Juli 2022
Investor berspekulasi pasar telah mencapai titik terendahnya, seiring permintaan safe haven USD melandai. Indeks USD DXY
Investor berspekulasi pasar telah mencapai titik terendahnya, seiring permintaan safe haven USD melandai. Indeks USD DXY
Melonjaknya Mortgage Rates menekan properti AS, seiring pembelian melalui kredit mendominasi. Properti yang sangat
Perlambatan Loan Growth dan Loan Quality dalam Outlook Perbankan. Wall Street melemah pada awal pekan, dengan S&P500
Surplus neraca dagang menembus USD 5,1 miliar, di tengah melandainya harga komoditas CPO. Ekspor Indonesia Juni mencapai
Quarterly Results dan Retail Sales mengalahkan ekspektasi, Dow Jones menguat lebih dari 2%. Hingga 80% dari 35
Quarterly Results dua bank besar AS di bawah ekspektasi, membuat Wall Street sempat tertekan hampir 2% awal perdagangan.
Hawkish agresif FFR 100 Bps diperlukan, inflasi AS menembus 9%. FFR Futures mendukung kenaikan suku bunga 100 Bps akhir
The Fed bersiap menghadapi inflasi 8,8%, investor hindari aset berisiko dan minati safe haven. Bursa saham Wall Street
Kenaikan Loan Loss Provision menekan laba perbankan. Investor mencermati kemampuan perbankan AS mengelola Loan Loss