Daily Report | 13 April 2022
Inflasi Amerika Serikat (AS) Maret sebesar 1,2% MoM (8,5% YoY) price in, atau sesuai ekspektasi pasar, membuat bursa
Inflasi Amerika Serikat (AS) Maret sebesar 1,2% MoM (8,5% YoY) price in, atau sesuai ekspektasi pasar, membuat bursa
Indeks utama Wall Street ditutup melemah, seiring kenaikan yield US Treasury 10-tahun ke level 2,79%, level tertinggi
Indeks S&P 500 melemah 0,3% akhir pekan, seiring tekanan saham perbankan, pasca pemulihan ekonomi Amerika Serikat
Aksi beli selektif investor menopang penguatan bursa Wall Street, dengan S&P 500 naik 0,43%. Kemudian diikuti oleh
Saham teknologi melanjutkan penurunan di tengah kenaikan Fed Funds Rate yang akan memukul beban bunga pendanaan sektor
Indeks utama Wall Street ditutup melemah, seiring tekanan pada saham teknologi dan saham bertumbuh. Nasdaq pimpin
Ketiga bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat, didorong kenaikan saham teknologi. Indeks Nasdaq ditutup naik
Tingkat pengangguran Amerika Serikat (AS) pada bulan Maret tercatat di level 3,6%, terendah dalam dua tahun, topang
Kekhawatiran mengenai konflik berkelanjutan di Ukraina, inflasi AS, dan sikap the Fed, masih menjadi sentimen negatif