Daily Report | 1 Maret 2023
Setelah menikmati bullish di bulan Januari, indeks utama Wall Street harus menutup bulan Februari di teritori bearish
Setelah menikmati bullish di bulan Januari, indeks utama Wall Street harus menutup bulan Februari di teritori bearish
Wall Street dan pasar saham global naik di awal pekan ini dipicu oleh data ekonomi dan bargain hunting setelah adanya
Dow Jones dkk confirm menutup perdagangan pekan lalu di teritori negatif, dengan DJIA membukukan penurunan terbesar
Ketiga indeks utama Wall Street kompak ditutup melemah di atas 1% pada Jumat lalu, dipicu oleh data Personal Consumption
Pasar saham global dan harga minyak rebound seiring pelaku pasar mencerna data makro yang menunjukkan kekuatan ekonomi
Index Dow Jones dan S&P500 meneruskan penurunan walau tidak sedalam hari Selasa lalu, di mana Nasdaq seorang diri
Wall Street membukukan performa terburuk pada tahun ini dengan kejatuhan ketiga indeks utama sekitar 2 persenan, seiring
Bursa global bertahan di teritori positif pada awal pekan ini di tengah liburnya pasar saham AS. Adapun hari ini ada
Coal Average Selling Price Increase UNVR membukukan penjualan 4Q22 sebesar Rp9,7 triliun (+1,7% YoY) didukung oleh baik