SUN Benchmark Mixed Ditengah Inflasi Tinggi
SUN Benchmark Mixed, ditengah inflasi tinggi. Manufaktur Indonesia yang kembali berekspansi, dengan S&P Global
SUN Benchmark Mixed, ditengah inflasi tinggi. Manufaktur Indonesia yang kembali berekspansi, dengan S&P Global
Sentimen eksternal, investor menghadapi Hawkish lanjutan atau kenaikan FFR November +75Bps dan Desember +50Bps, menutup
SUN Benchmark mixed ditengah depresiasi rupiah, yang sempat mendekati level USD15.300/USD. Pelaku pasar juga mencermati
SUN Benchmark mixed, ditengah minimnya sentimen pekan ini. FR91 catatkan kenaikan yield 4Bps ke level 7,30%, ditengah
SUN benchmark mixed, jelang data inflasi September yang menembus 1%. Berdasarkan survei Bloomberg, Indonesia periode
Walaupun kenaikan FFR September +75Bps telah Price In, namun investor mengkhawatirkan wacana kenaikan suku bunga the Fed
Kenaikan BI 7DRRR September hingga +50Bps, adalah dosis moneter BI yang jarang diberikan. NHKSI Research melihat
Investor mencerna kenaikan suku bunga the Fed dan BI. Yield SUN Benchmark tenor pendek FR90 naik 8Bps.Selain kenaikan
SUN Benchmark sedikit tertekan, jelang rapat sejumlah Bank Sentral pada Kamis Waktu Indonesia Barat, yang diproyeksikan