SUN Benchmark Moves Mixed
SUN Benchmark bergerak mixed, jelang hasil FOMC Meeting the Fed. Pergerakan pasar kemarin, juga merespon ekspansi
SUN Benchmark bergerak mixed, jelang hasil FOMC Meeting the Fed. Pergerakan pasar kemarin, juga merespon ekspansi
Fed Pivot masih terlalu dini, pasar tenaga kerja AS lebih solid. Data tenaga kerja AS, JOLTS Job Openings naik 437K
Investor fokus pada 14 Desember, FOMC Meeting Nov. Results price in. Lebih detail, FOMC Meeting Nov. yang diproyeksikan
Pasar SUN menguat, ditengah laju inflasi Oktober yang berpotensi melandai, atau diproyeksikan hanya sebesar 0,09% MoM,
Laju inflasi Oktober melandai. Berdasarkan Survei Bloomberg, laju Inflasi Headline Indonesia periode Oktober
Investor Risk-On pada SUN. Semua SUN Benchmark mencatatkan penurunan yield, dengan FR91 turun 3Bps ke level 7,61%.
Investor mencermati data Manufaktur AS. Semua SUN Benchmark catatkan kenaikan yield kemarin. Data S&P Global AS
SUN Benchmark mixed awal pekan. Kemarin, investor menantikan data manufaktur Eurozone dan AS, ditengah risiko resesi
Dovish the Fed, tutup FFR tahun 2022 di level 4,5%. Di sisa tahun ini, the Fed dapat mempertimbangkan kenaikan FFR lebih