Pola Inversi Yield
Pasar SUN awal pekan tertekan, seiring depresiasi rupiah mendekati level psikologis IDR 14.700/USD. Indeks USD menguat
Pasar SUN awal pekan tertekan, seiring depresiasi rupiah mendekati level psikologis IDR 14.700/USD. Indeks USD menguat
Hawkish the Fed tidak efektif, dan inflasi akan tetap tinggi. CPI MoM Mei AS naik sebesar 1,0% (Vs. Apr. 0,3% MoM),
Pola inversi yield UST2Y (3,35%) dan UST10Y (3,36%) terbentuk, salah satu indikator resesi. Walaupun belum terjadi
Tidak efektif di Mei, spekulasi kenaikan FFR 75 Bps Juli. Inflasi tinggi Mei (1,0% MoM; 8,6% YoY), mematahkan harapan
Tidak efektif di Mei, spekulasi kenaikan FFR 75 Bps pada Juli. Inflasi tinggi Mei (1,0% MoM; 8,6% YoY), mematahkan
Optimistic IKK sentiment and China's trade surplus, colored the SUN trade yesterday. The BI IKK for the May period rose
Sinyal kenaikan suku bunga ECB meningkatkan kekhawatiran investor jelang data CPI AS. ECB akan mengakhiri quantitative
Profit Taking Dorong Yield FR0091 Naik 14 Bps. Investor memanfaatkan sentimen positif Cadev Indonesia periode Mei yang
UST10Y kembali diperdagangkan dengan yield 3%, seiring harga Brent crude oil di level USD 120/barrel kembali tertembus,