Ekonomi Tumbuh Impresif, BI Tetap Dovish
Ekonomi tumbuh impresif, BI tetap Dovish. GDP Indonesia 2Q22 YoY tumbuh ekspansif hingga 5,44% (Vs. Surv. 5,17%; 1Q22
Ekonomi tumbuh impresif, BI tetap Dovish. GDP Indonesia 2Q22 YoY tumbuh ekspansif hingga 5,44% (Vs. Surv. 5,17%; 1Q22
SUN Benchmark Flat jelang Rilis Data GDP 2Q22. Selain, mencermati tensi geopolitik antara China-Taiwan, investor
SUN Benhcmark Relatif Flat ditengah Depresiasi Rupiah. Nilai rupiah kembali terdepresiasi atau diperdagangkan di atas
Sentimen positif data ekonomi, menopang penawaran masuk lelang SUN. Data DJPPR menunjukkan penawaran masuk lelang SUN
BI masih memiliki ruang untuk menahan BI 7DRRR. Sejumlah data ekonomi domestik menopang pasar kemarin, seperti: S&P
SUN Benchmark Mixed ditengah Resesi AS. Selain inflasi Indonesia yang belum menjadi kekhawatiran dalam waktu dekat,
Volatilitas pasar saham membuat investor kembali minati SBN. SUN Benchmark 10- tahun catatkan penurunan yield lebih dari
SUN Benchmark Menguat Jelang FOMC Meeting. Yield FR0091 turun hampir 6 Bps ke level 7,35%; dengan FR0092 relatif flat di
Pemerintah Menangkan IDR 5,87 Triliun. Pemerintah berhasil mencatatkan nominal yang dimenangkan senilai IDR 5,87 triliun