Daily Report | 10 May 2022
Inflasi AS tetap tinggi, the Fed diproyeksikan menaikkan FFR Juni 50 bps menjadi 1,25%-1,50%. Awal pekan, Indeks Nasdaq
Inflasi AS tetap tinggi, the Fed diproyeksikan menaikkan FFR Juni 50 bps menjadi 1,25%-1,50%. Awal pekan, Indeks Nasdaq
UNTR membukukan pendapatan 1Q22 sebesar IDR 27,9 triliun atau naik 56,3% YoY. Segmen mesin konstruksi mencatatkan
Spekulasi Kenaikan Fed Funds Rate (FFR) 75 Bps di Juni. Indeks utama Wall Street Jumat kembali ditutup melemah, setelah
Aksi beli selektif topang bursa saham Wall Street kemarin. Indeks S&P 500 dan Dow Jones masing-masing menguat
Setelah kenaikan 50bps pada Mei, investor memproyeksikan Fed Funds Rate (FFR) Juni naik hingga 75Bps. Spekulasi tersebut
Selain kekhawatiran kebijakan moneter ketat the Fed pekan depan, investor kembali mencermati dampak lockdown akibat
Spekulasi kenaikan Fed Funds Rate (FFR) sebesar 75 Bps, menekan bursa saham Wall Street turun lebih dari 2%. Dow Jones
Bursa saham Wall Street berakhir melemah, Nasdaq turun lebih dari 2%. Sahamsaham teknologi sensitif terhadap suku bunga,
Rilis kinerja emiten dorong bursa saham Wall Street ditutup variatif. Dow Jones berakhir naik 0,71%, sedangkan S&P