Daily Report | 29 Sept 2021
Ketiga indeks utama AS ditutup dengan penurunan tajam pada perdagangan (28/09). Koreksi dipicu oleh naiknya imbal hasil
Ketiga indeks utama AS ditutup dengan penurunan tajam pada perdagangan (28/09). Koreksi dipicu oleh naiknya imbal hasil
WIKA mencatatkan pendapatan 1H21 Rp6,76 triliun atau turun 5% YoY, imbas adanya penundaan dari sisi pemilik proyek untuk
Bursa saham AS mengawali pekan (27/09) secara mixed, dengan S&P 500 dan Nasdaq ditutup melemah. Trend kenaikan imbal
Wall Street menutup akhir pekan lalu (24/09) secara mixed, dengan Dow Jones dan S&P500 menguat tipis. Pergerakan
Ketiga indeks utama AS kembali melaju signifikan pada perdagangan (23/09); dipimpin oleh Dow Jones yang naik 1,48%.
NHKSI Research melihat keputusan Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan BI Seven Days Reverse Repo Rate (BI
Wall Street menguat pada perdagangan (22/09); dengan ketiga indeks utama masing-masing naik di kisaran 1%. The Federal
Bursa saham AS ditutup mixed pada perdagangan (21/09), dengan pelemahan tipis pada DJI dan S&P500; sementara Nasdaq
Wall Street kembali melanjutkan pelemahan di awal pekan (20/09), seiring dengan tekanan jual di hampir semua sektor.