Daily Report | 16 November 2022
Inflasi AS kembali melandai, saham teknologi lanjutkan penguatan, dengan Nasdaq terapresiasi 1% atau pimpin penguatan
Inflasi AS kembali melandai, saham teknologi lanjutkan penguatan, dengan Nasdaq terapresiasi 1% atau pimpin penguatan
Pudarnya efek inflasi rendah AS, dan minimnya sentimen baru, membuat Wall Street awal pekan kompak melemah dengan Nasdaq
Inflasi AS melandai. Basis tinggi inflasi 2021 dan disinflasi sejumlah barang serta jasa, menekan Inflasi Headline AS
Optimisme inflasi telah mencapai puncaknya, Nasdaq menguat 200 poin atau pimpin penguatan Wall Street. Selain saham
Inflasi dibawah 8% jelang libur akhir tahun, Dow naik 1.000 poin. Basis tinggi inflasi 2021 dan disinflasi sejumlah
Wall Street melemah 2%, seiring investor mencermati hasil U.S. Midterms. Nasdaq terdepresiasi hingga 2,5% atau pimpin
Wall Street menguat ditengah U.S. Midterms. Dow terapresiasi 300 poin atau 1%, pimpin penguatan Wall Street. Adapun,
Wall Street awal pekan berakhir menguat, ditengah fokus investor pada data inflasi Oktober, yang akan rilis Kamis waktu
Depresiasi Rupiah ditengah tren penurunan Cadev. Selain kenaikan FFR +75Bps keempat kalinya di November, tekanan IHSG