Daily Report | 17 May 2022
Bursa saham Wall Street mixed, jelang data penjualan ritel. Indeks Nasdaq turun 1,2%; kemudian diikuti oleh S&P 500
Bursa saham Wall Street mixed, jelang data penjualan ritel. Indeks Nasdaq turun 1,2%; kemudian diikuti oleh S&P 500
Indeks Harga Produsen AS April 11% YoY (Vs. Prev. 11,5%), melampaui konsensus 10,7%, dan dapat mematahkan pendapat
Inflasi April AS 8,3% YoY (Vs. Cons. 8,1% YoY) masih tinggi, namun lebih rendah dari bulan Maret yang mencapai 8,5% YoY.
Bursa saham Wall Street rebound, pasca koreksi tiga hari berturut-turut. Indeks Nasdaq dan S&P 500 menguat 0,98% dan
Inflasi AS tetap tinggi, the Fed diproyeksikan menaikkan FFR Juni 50 bps menjadi 1,25%-1,50%. Awal pekan, Indeks Nasdaq
Spekulasi Kenaikan Fed Funds Rate (FFR) 75 Bps di Juni. Indeks utama Wall Street Jumat kembali ditutup melemah, setelah
Aksi beli selektif topang bursa saham Wall Street kemarin. Indeks S&P 500 dan Dow Jones masing-masing menguat
Setelah kenaikan 50bps pada Mei, investor memproyeksikan Fed Funds Rate (FFR) Juni naik hingga 75Bps. Spekulasi tersebut
Selain kekhawatiran kebijakan moneter ketat the Fed pekan depan, investor kembali mencermati dampak lockdown akibat