Company Report | Valuasi Atraktif Dengan CoF Rendah di 2Q22
Coal Average Selling Price Increase BBNI mencatatkan pertumbuhan laba bersih hingga 75,1% YoY menjadi senilai IDR8,8
Coal Average Selling Price Increase BBNI mencatatkan pertumbuhan laba bersih hingga 75,1% YoY menjadi senilai IDR8,8
Coal Average Selling Price Increase BMRI mencatatkan pertumbuhan CASA Konsolidasi 16,5% YoY menjadi senilai
Inflasi AS telah mencapai puncaknya. CPI Headline AS YoY Juli diproyeksikan melandai ke level 8,7% (Vs. Juni 9,1%),
Coal Average Selling Price Increase Baik penjualan maupun laba bersih SIDO pada 2Q22 kompak mengalami penurunan
Unemployment Rate 3,50% terendah sepanjang sejarah, AS bersiap hadapi Hard Landing. Data tenaga kerja lain menunjukkan,
Ekonomi tumbuh impresif, BI tetap Dovish. GDP Indonesia 2Q22 YoY tumbuh ekspansif hingga 5,44% (Vs. Surv. 5,17%; 1Q22
Inversi yield UST hingga 36Bps, gap terlebar sejak tahun 2000. Kekhawatiran resesi kembali meningkat, di tengah kenaikan
Coal Average Selling Price Increase Pelonggaran pembatasan mobilitas mendorong kredit konsolidasi BBCA tumbuh 13,8% YoY
Supply Bottlenecks mereda, industri jasa kembali ekspansif seiring Factory Orders meningkat solid. ISM Services Index AS