Membukukan Kinerja Positif
Pertumbuhan di segmen property development — rumah hunian dan toko, serta kantor — mengerek kinerja penjualan 1Q18 menjadi Rp1,36 triliun (+6,8% y-y). Kenaikan beban pokok penjualan akibat perubahan product mix menekan kinerja gross margin 1Q18. Namun turunnya laba 1Q18 menjadi Rp125 miliar (-42,1% y-y) lebih disebabkan oleh adanya pengakuan keuntungan divestasi aset pada 1Q17.

Di sisi lain, peningkatan marketing sales pada 1Q18 juga terus berlanjut hingga Mei, yang merupakan realisasi tertinggi sejak awal tahun. Proyek-proyek yang bernilai di bawah Rp2 miliar per unit masih mendominasi realisasi marketing sales.

Akan Lebih Cemerlang pada 2H18
Kami memproyeksi bahwa kinerja CTRA akan lebih bersinar pada 2H18. Pengakuan pendapatan dari penjualan periode-periode sebelumnya dan lebih banyaknya peluncuran proyek baru dibandingkan dengan 1H18 akan mendorong kinerja 2H18. CTRA juga menambah proyek perumahan, yang akan diluncurkan pada akhir 2018 di Sentul, ke dalam pipeline. Terlebih, kebijakan relaksasi loan-to-value (LTV) oleh Bank Indonesia (BI) juga akan berdampak positif terhadap kinerja penjualan CTRA di mana konsumen CTRA masih didominasi oleh end-user.

 

Download laporan lengkapnya di SINI.