Daily Report | 17 November 2022
Resilient Consumer menjaga inflasi tetap tinggi. Akumulasi penghematan selama pandemi Covid-19, dan kenaikan upah di
Resilient Consumer menjaga inflasi tetap tinggi. Akumulasi penghematan selama pandemi Covid-19, dan kenaikan upah di
Inflasi AS kembali melandai, saham teknologi lanjutkan penguatan, dengan Nasdaq terapresiasi 1% atau pimpin penguatan
Pudarnya efek inflasi rendah AS, dan minimnya sentimen baru, membuat Wall Street awal pekan kompak melemah dengan Nasdaq
Optimisme inflasi telah mencapai puncaknya, Nasdaq menguat 200 poin atau pimpin penguatan Wall Street. Selain saham
Inflasi dibawah 8% jelang libur akhir tahun, Dow naik 1.000 poin. Basis tinggi inflasi 2021 dan disinflasi sejumlah
Wall Street melemah 2%, seiring investor mencermati hasil U.S. Midterms. Nasdaq terdepresiasi hingga 2,5% atau pimpin
Wall Street menguat ditengah U.S. Midterms. Dow terapresiasi 300 poin atau 1%, pimpin penguatan Wall Street. Adapun,
Wall Street awal pekan berakhir menguat, ditengah fokus investor pada data inflasi Oktober, yang akan rilis Kamis waktu
Unemployment Rate AS Oct. MoM naik ke level 3,7% (Vs. Sept. 3,5%), memberikan ruang Dovish FFR Dec. hanya +50Bps (Vs.