Today’s Outlook :
• PASAR AS :Bursa saham AS ditutup melemah pada Senin setelah sempat dibuka menguat, di tengah minimnya data ekonomi dan periode blackout The Fed. Investor mengalihkan fokus ke musim laporan keuangan, sementara ketegangan di Timur Tengah tetap menjadi perhatian.
Sentimen masih tertekan oleh aksi ambil untung pada saham AI dan semikonduktor menyusul kekhawatiran atas tingginya valuasi serta meningkatnya persaingan dari startup AI China, Moonshot AI. Meski demikian, saham semikonduktor mulai pulih, dengan Philadelphia Semiconductor Index naik 0,6%.
Indeks S&P 500 turun 0,2% ke 7.445,94, Dow Jones melemah 0,6% ke 51.841,28, dan Nasdaq Composite terkoreksi 0,1% ke 25.508,07.
Pelaku pasar kini menantikan laporan keuangan sejumlah perusahaan teknologi, termasuk Alphabet, Intel, dan Texas Instruments, untuk memperoleh petunjuk lebih lanjut mengenai prospek belanja infrastruktur AI dan arah pasar.
• PASAR EROPA :Bursa saham Eropa ditutup bervariasi pada Senin seiring investor mencermati upaya diplomatik di Timur Tengah yang meredakan kenaikan harga energi. Indeks STOXX 600 turun 0,3%, FTSE 100 melemah 0,7%, DAX naik 0,1%, sementara CAC 40 ditutup stabil.
Meski demikian, ketegangan geopolitik antara AS dan Iran yang memasuki hari kesembilan masih membayangi sentimen pasar. Di sisi lain, investor menantikan keputusan European Central Bank (ECB) pada Kamis, yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan di level 2,25%.
• ASIAN MARKET:Bursa saham Asia bergerak bervariasi pada Senin. Saham Korea Selatan melemah tajam akibat kekhawatiran terhadap valuasi sektor AI yang dinilai terlalu tinggi, sementara saham China menguat didorong optimisme atas perkembangan teknologi AI domestik. Investor juga mencermati meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga minyak dan memicu sikap hati-hati terhadap prospek kebijakan bank sentral global.
Indeks KOSPI turun hampir 4%, dipimpin pelemahan saham Samsung Electronics dan SK Hynix setelah peluncuran model AI Kimi K3 oleh startup China Moonshot AI memicu aksi ambil untung pada saham AI dan semikonduktor global.
Sebaliknya, indeks Shanghai Composite naik 1,6%, CSI 300 menguat 2%, dan Hang Seng naik 2,5%, didorong optimisme bahwa inovasi AI domestik akan meningkatkan daya saing industri teknologi China. Saham Semiconductor Manufacturing International Corp (SMIC) naik lebih dari 4%, sementara Hua Hong Semiconductor melonjak lebih dari 6%.
Sementara itu, China mempertahankan suku bunga pinjaman acuan (LPR) untuk bulan ke-14 berturut-turut, sejalan dengan ekspektasi pasar.
• KOMODITAS :Harga minyak pada Senin naik sekitar 1% di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran setelah Presiden Donald Trump menyatakan Teheran akan “membayar” atas tewasnya tiga personel militer AS. Kenaikan harga tertahan oleh laporan mengenai upaya mediasi untuk meredakan konflik, meski kekhawatiran pasokan tetap tinggi setelah kelompok Houthi di Yaman mengumumkan rencana blokade laut terhadap Arab Saudi.
Minyak Brent kontrak September naik 0,9% menjadi USD 88,88 per barel, sementara WTI kontrak September juga naik 0,9% menjadi USD 82,48 per barel.
• INDONESIA :IHSG pada perdagangan Senin kemarin ditutup di menguat +0.91% di level 6231.78. Asing masih membukukan membukukan net foreign buy di IHSG sejumlah IDR 156.6B, untuk hari kedua setelah Jumat kemarin. IHSG saat ini mulai terpentok resistance 6240, dimana ada peluang untuk uji base support dengan support area 6000 sebagai bantalan psikologis.
Unduh dokumen lengkapnya DISINI.

