Today’s Outlook :
• PASAR AS :Wall Street melonjak tajam pada Kamis setelah Presiden Donald Trump menyatakan bahwa kesepakatan untuk mengakhiri perang dengan Iran telah tercapai dan dokumen final berpotensi ditandatangani di Eropa dalam waktu dekat. Optimisme pasar meningkat setelah Trump membatalkan rencana serangan terhadap Iran, sementara negosiasi damai antara Washington dan Teheran terus berlanjut dengan dukungan upaya diplomatik dari Uni Emirat Arab. Indeks S&P 500 naik 1,7% ke 7.393,06, Dow Jones menguat 1,9% ke 50.848,38, dan NASDAQ melonjak 2,5% ke 25.809,66, mencatat kinerja harian terbaiknya dalam lebih dari dua bulan.
Laporan media menyebut AS dan Iran masih melanjutkan pembicaraan terkait kesepakatan awal, termasuk mekanisme pencairan dana Iran yang dibekukan. Pertemuan langsung pertama antara pejabat keamanan Uni Emirat Arab dan Iran sejak konflik dimulai juga menandakan adanya kemajuan dalam upaya deeskalasi.
Di sisi korporasi, SpaceX akan memulai perdagangan sahamnya di Nasdaq setelah menetapkan harga IPO sebesar USD 135 per saham, menghimpun USD 75 miliar dan menjadi penawaran saham terbesar dalam sejarah AS, dengan valuasi mencapai USD 1,77 triliun.
Sementara itu, saham Oracle turun hampir 8,6% setelah perusahaan memperkirakan belanja modal hingga USD 95 miliar pada tahun fiskal 2027 dan berencana menggalang pendanaan sebesar USD 40 miliar, meskipun kinerja kuartalannya melampaui ekspektasi pasar.
• PASAR EROPA :Bursa saham Eropa menguat pada Kamis setelah Bank Sentral Eropa (ECB) menaikkan suku bunga sesuai ekspektasi pasar, sementara investor juga mencermati ancaman terbaru Presiden Donald Trump terhadap Iran.
Indeks STOXX 600 naik 0,6% setelah sebelumnya ditutup pada level terendah dalam lebih dari tiga pekan. FTSE 100 Inggris menguat 0,5%, DAX Jerman naik tipis 0,1%, dan FTSE MIB Italia melonjak 1% mendekati rekor tertinggi.
ECB menaikkan suku bunga deposit sebesar 25 basis poin menjadi 2,25%, yang merupakan kenaikan pertama dalam hampir tiga tahun, sebagai upaya mengendalikan tekanan inflasi yang masih tinggi akibat ketegangan geopolitik dan kenaikan harga energi. ECB juga merevisi proyeksi inflasi, dengan memperkirakan inflasi mencapai 3% pada tahun ini, turun menjadi 2,3% pada 2027, dan kembali ke target 2% pada 2028. Inflasi kawasan euro masih berada di atas 3%, jauh di atas target ECB, meskipun pertumbuhan ekonomi masih cenderung stagnan.
• PASAR ASIA : Bursa saham Asia berbalik menguat tipis pada Kamis setelah sempat mengalami pelemahan di awal perdagangan, didukung oleh pemulihan saham teknologi serta harapan pasar terhadap jeda konflik antara AS dan Iran.
Bursa berbasis teknologi menunjukkan perbaikan, dengan KOSPI Korea Selatan naik 0,2% dan Nikkei 225 Jepang menguat 0,1%. KOSPI yang sempat anjlok hingga 4% berhasil memangkas kerugian seiring pemulihan saham produsen chip SK Hynix setelah adanya laporan rencana perusahaan untuk meningkatkan kapasitas wafer hingga tiga kali lipat. Sebelumnya, saham semikonduktor menjadi sektor yang paling tertekan akibat aksi ambil untung setelah reli besar yang didorong tren kecerdasan buatan (AI) pada Mei.
Di sisi lain, Hang Seng Hong Kong turun 1,3% akibat pelemahan saham teknologi besar. Saham Alibaba turun lebih dari 5% karena muncul kekhawatiran terhadap prospek AI perusahaan, sementara JD.com melemah lebih dari 3% setelah laporan media lokal menyebut perusahaan menghadapi pengawasan regulator terkait dugaan iklan palsu. Sementara itu, CSI 300 China turun 0,6% dan Shanghai Composite melemah 0,3%, meskipun keduanya berhasil pulih dari level terendah intraday.
• KOMODITAS:Harga minyak melanjutkan pelemahan dalam perdagangan Asia pada Jumat dan menuju penurunan mingguan setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan telah membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran serta mengindikasikan bahwa kesepakatan diplomatik sudah hampir tercapai.
Brent turun 1,5% menjadi USD 89,05 per barel, sementara WTI melemah 1,6% menjadi USD 86,34 per barel. Kedua acuan minyak tersebut sebelumnya telah turun hampir 3% pada Kamis dan berada di jalur penurunan lebih dari 4% sepanjang pekan.
Sentimen pasar membaik setelah Trump menyebut pembicaraan dengan Iran telah mencapai tingkat kepemimpinan tertinggi dan kesepakatan perdamaian semakin dekat. Hal ini mendorong pelaku pasar mengurangi premi risiko geopolitik yang sebelumnya tercermin dalam harga minyak akibat konflik antara AS dan Iran.
• INDONESIA : IHSG per perdagangan Kamis kemarin ditutup terkoreksi ke level 5,886.03 didukung oleh oleh penguatan saham perbankan dan big caps konvensional di IHSG, namun tertekan oleh pelemahan saham konglomerasi seperti TPIA DSSA.
Resistance selanjutnya adalah area psikologis 6000 dan ada  untuk membentuk base baru dikarenakan koreksi akhir mingguan. Tetap berjaga – jaga di tengah volatilitas pasar yang masih sangat volatil walaupun kondisi makroekonomi sudah menjadi perhatian serius kembali oleh pemerintah.).
Unduh laporan lengkapnya DISINI.

