Weekly Report | 18 April 2022
Investor menantikan rilis data BI 7-DRRR periode April, yang diproyeksikan tetap bertahan dilevel terendahnya, atau di
Investor menantikan rilis data BI 7-DRRR periode April, yang diproyeksikan tetap bertahan dilevel terendahnya, atau di
Bursa Wall Street Kamis ditutup lebih rendah, seiring kenaikan yield US Treasury acuan 10-tahun ke level 2,83% (+13bps)
Indeks S&P 500 dan Dow Jones ditutup menguat diatas 1%, ditopang pemulihan saham-saham bertumbuh, yang sensitif
ANTM mencatatkan pertumbuhan penjualan 40,5% menjadi IDR 38,5 triliun di tahun 2021. Adapun produk emas, sebagai
ICBP mencatatkan penjualan 12M21 sebesar Rp56,8 triliun (+21,8% YoY) yang ditopang oleh penjualan domestik maupun luar
Inflasi Amerika Serikat (AS) Maret sebesar 1,2% MoM (8,5% YoY) price in, atau sesuai ekspektasi pasar, membuat bursa
Indeks utama Wall Street ditutup melemah, seiring kenaikan yield US Treasury 10-tahun ke level 2,79%, level tertinggi
Dengan perdagangan saham yang hanya akan berlangsung selama empat hari, pergerakan IHSG pekan ini berpeluang untuk
Indeks S&P 500 melemah 0,3% akhir pekan, seiring tekanan saham perbankan, pasca pemulihan ekonomi Amerika Serikat