Weekly Report | 19 September 2022
Spekulasi FFR September naik +100Bps, merespon Lagging Indicators yang mencatatkan kenaikan laju inflasi. Pekan lalu,
Spekulasi FFR September naik +100Bps, merespon Lagging Indicators yang mencatatkan kenaikan laju inflasi. Pekan lalu,
Penjualan ritel AS Agustus tumbuh +0,3% MoM, seiring turunnya biaya energi periode tersebut. Wall Street sempat menguat
Yth. Direksi Anggota Bursa Efek, di Tempat Dengan hormat, Sehubungan dengan adanya gangguan pada salah satu
Sentimen positif deflasi lanjutan tingkat produsen, Nasdaq menguat 0,7% setelah tertekan lebih dari 5% pada Selasa. Data
Coal Average Selling Price Increase Hingga 7M22, WIKA mencatatkan pertumbuhan kontrak baru 22,6% YoY menjadi senilai
Spekulasi FFR Naik +100Bps, Inflasi Inti mendekati level 7%. Dow Jones turun 1.200 poin, seiring Risk-Off saham-saham
September 2022 adalah puncak Hawkish the Fed, Wall Street konsisten bergerak di Zona Hijau di awal pekan. Investor
Coal Average Selling Price Increase ICBP membukukan penjualan sepanjang 1H22 sebesar Rp32,6 triliun (+15,6% YoY) dengan
IHSG bentuk level support 7.200, jelang BI 7DRRR September 4%. Energi menguat 3,7%, pimpin penguatan sektoral sepekan,