MIKA – Kinerja 1Q22 Ditopang Pasien Non-Covid19
MIKA membukukan pendapatan 1Q22 sebesar Rp1,1 triliun atau turun 9,2% dari periode yang sama tahun sebelumnya (vs 1Q21:
MIKA membukukan pendapatan 1Q22 sebesar Rp1,1 triliun atau turun 9,2% dari periode yang sama tahun sebelumnya (vs 1Q21:
Produsen bahan kimia pendukung adalah rantai penting pertumbuhan industri Tekstil Indonesia secara keseluruhan. Saat
Segmen Distribusi dan Logistik mencatatkan pertumbuhan 28,9% YoY pada 1Q22 sehingga mendorong kenaikan penjualan 1Q22
Di tengah penurunan volume penjualan dan kenaikan ASP pada 1Q22, ERAA membukukan kinerja yang baik pada 1Q22. Penjualan
Pada 1Q22, AMRT membukukan penjualan bersih senilai IDR 22,9 triliun atau tumbuh 19,1% YoY. Penjualan di wilayah Jawa
Sepanjang 1Q22, GGRM membukukan penurunan pendapatan 1,5% YoY menjadi Rp29,3 triliun yang tertekan oleh penurunan SKM
Pada 1Q22, CTRA berhasil membukukan laba bersih senilai IDR 420,7 miliar atau tumbuh 72,9% YoY, didorong kenaikan
Sepanjang 1Q22, pendapatan INTP naik tipis 3,5% YoY, namun laba turun hingga 48,0% YoY. Penghematan biaya, seiring
BSDE mencatatkan laba bersih senilai IDR 347,9 miliar pada 1Q22, dibandingkan 1Q21 senilai IDR 599,9 miliar. Tekanan ini