ADRO – Fokus pada Pasar Asia
ADRO mencatatkan pendapatan 1Q22 sebesar USD 1.224,6 Juta (+76,9% YoY), dan laba bersih senilai USD 400,0 juta (+457,6%
ADRO mencatatkan pendapatan 1Q22 sebesar USD 1.224,6 Juta (+76,9% YoY), dan laba bersih senilai USD 400,0 juta (+457,6%
SIDO mengawali 1Q22 dengan membukukan kinerja yang baik di mana pendapatan dan laba bersih masing-masing tumbuh 11,0%
Selama periode 1Q22, ASII membukukan kenaikan pendapatan sebesar 39% YoY menjadi senilai IDR 71,8 triliun; ditopang oleh
Melalui akuisisi Mythologic Studio, WGSH menyempurnakan ekosistem, guna memenuhi kebutuhan 3D Modelling, Game Asset, dan
CPIN membukukan kenaikan pendapatan pada FY21 sebesar 21,6% menjadi Rp51,7 triliun (vs FY20: Rp42,5 triliun). Beban
UNTR membukukan pendapatan 1Q22 sebesar IDR 27,9 triliun atau naik 56,3% YoY. Segmen mesin konstruksi mencatatkan
Laba bersih 1Q22 BMRI melonjak 69,5% menjadi IDR 10,0 triliun. Pencapaian ini didukung pertumbuhan pendapatan bunga dan
MAPI mampu membalikan kinerja laba bersih FY21 menjadi positif dari FY20 yang tercatat negatif. Penjualan dari semua
BBRI mencatatkan laba bersih 1Q22 senilai IDR 10,90 triliun (bank-only), tumbuh 63,4% YoY dibandingkan 1Q21. Net