BBCA – LDR Rendah Dorong Ekspansi Kredit
BBCA mencatatkan laba bersih senilai IDR 8,06 triliun pada 1Q22 (+14,6 YoY), didukung pertumbuhan Interest dan
BBCA mencatatkan laba bersih senilai IDR 8,06 triliun pada 1Q22 (+14,6 YoY), didukung pertumbuhan Interest dan
Secara kumulatif, KLBF mencatatkan penjualan FY21 sebesar Rp26,3 triliun atau tumbuh 13,6% YoY. Laba bersih FY21
ANTM mencatatkan pertumbuhan penjualan 40,5% menjadi IDR 38,5 triliun di tahun 2021. Adapun produk emas, sebagai
ICBP mencatatkan penjualan 12M21 sebesar Rp56,8 triliun (+21,8% YoY) yang ditopang oleh penjualan domestik maupun luar
Kenaikan harga rata-rata batubara, baik Index Newcastle maupun Indonesia Coal Index, mendorong kinerja PTBA tahun 2021.
Pada 4Q21, MIKA mencatatkan penurunan pendapatan sebesar 6,9%. Namun secara kumulatif pendapatan 12M21 mampu mencatatkan
WIKA membukukan penjualan senilai IDR 17,8 triliun di tahun 2021, atau tumbuh 7,7% YoY. Adapun, kontributor penjualan
HMSP membukukan penjualan 2021 sebesar Rp98,9 triliun (+7,0% YoY) yang didorong oleh penjualan SKM. Laba kotor mengalami
Laba bersih JSMR tumbuh signifikan 222,4% YoY menjadi IDR 1,6 triliun, seiring divestasi tol Jasamarga Pandaan Malang