KLBF – Kinerja Dibayangi Kenaikan Harga Bahan Baku
Segmen Distribusi dan Logistik mencatatkan pertumbuhan 28,9% YoY pada 1Q22 sehingga mendorong kenaikan penjualan 1Q22
Segmen Distribusi dan Logistik mencatatkan pertumbuhan 28,9% YoY pada 1Q22 sehingga mendorong kenaikan penjualan 1Q22
Di tengah penurunan volume penjualan dan kenaikan ASP pada 1Q22, ERAA membukukan kinerja yang baik pada 1Q22. Penjualan
Pada 1Q22, AMRT membukukan penjualan bersih senilai IDR 22,9 triliun atau tumbuh 19,1% YoY. Penjualan di wilayah Jawa
Sepanjang 1Q22, GGRM membukukan penurunan pendapatan 1,5% YoY menjadi Rp29,3 triliun yang tertekan oleh penurunan SKM
Pada 1Q22, CTRA berhasil membukukan laba bersih senilai IDR 420,7 miliar atau tumbuh 72,9% YoY, didorong kenaikan
Sepanjang 1Q22, pendapatan INTP naik tipis 3,5% YoY, namun laba turun hingga 48,0% YoY. Penghematan biaya, seiring
BSDE mencatatkan laba bersih senilai IDR 347,9 miliar pada 1Q22, dibandingkan 1Q21 senilai IDR 599,9 miliar. Tekanan ini
SMGR membukukan pendapatan senilai IDR 8,1 triliun pada 1Q22 atau tumbuh 0,7% YoY. Penjualan semen sebagai kontributor
Kinerja top dan bottom line UNVR sepanjang 1Q22 mencatatkan pertumbuhan masing-masing 5,4% YoY dan 19,0% YoY. Segmen