Today’s Outlook :

 

• PASAR AS : Wall Street ditutup menguat pada Jumat didorong oleh harapan tercapainya kesepakatan damai antara AS dan Iran, serta debut kuat saham SpaceX. Sentimen pasar juga didukung oleh membaiknya data kepercayaan konsumen dan menurunnya ekspektasi inflasi AS.

 

 

Indeks S&P 500 naik 0,5% ke 7.430,86, Dow Jones menguat 0,7% ke 51.202,29, dan NASDAQ naik 0,3% ke 25.888,84. Setelah sempat mengalami tekanan akibat kekhawatiran kenaikan suku bunga The Fed dan meredanya reli saham AI, pasar saham AS berhasil pulih dan mencatat penguatan mingguan.

 

 

Saham SpaceX ditutup naik sekitar 19% dari harga IPO dengan valuasi melampaui USD 2 triliun setelah menghimpun USD 75 miliar dalam IPO terbesar sepanjang sejarah. Keberhasilan IPO ini menjadi indikator penting bagi prospek IPO perusahaan AI besar lainnya seperti OpenAI dan Anthropic.

 

 

Dari sisi ekonomi, indeks sentimen konsumen University of Michigan naik menjadi 48,9 pada Juni dari 44,8 pada Mei, didukung penurunan harga bensin. Ekspektasi inflasi satu tahun ke depan turun menjadi 4,6% dari 4,8%, sementara ekspektasi inflasi jangka panjang turun menjadi 3,4% dari 3,9%.

 

Meski data inflasi menunjukkan perbaikan, tingkat inflasi masih berada di atas target The Fed dan didukung pasar tenaga kerja yang tetap kuat, sehingga ekspektasi kenaikan suku bunga masih tetap ada.

 

 

 

• PASAR EROPA :Bursa saham Eropa menguat tajam pada Jumat mendekati level tertinggi dalam hampir tiga bulan setelah muncul sinyal paling kuat bahwa kesepakatan damai antara Iran dan AS semakin dekat.

 

 

Indeks STOXX 600 naik 1,9%, mencapai level tertinggi sejak 27 Februari dan berpotensi menghapus seluruh kerugian sejak konflik AS-Iran dimulai, sekaligus mencatat kenaikan harian terbaik dalam lebih dari satu bulan.

 

 

Penguatan terjadi di seluruh bursa utama Eropa. DAX Jerman naik 1,7%, CAC 40 Prancis melonjak 1,8% ke level tertinggi hampir dua bulan, FTSE 100 Inggris menguat 1,6%, dan FTSE MIB Italia naik 2% hingga mencetak rekor tertinggi baru.

 

 

 

• PASAR ASIA : Bursa saham Asia melonjak pada Jumat setelah Presiden AS Donald Trump menyampaikan optimisme terkait kesepakatan damai dengan Iran. Saham teknologi dan semikonduktor juga pulih kuat setelah mengalami tekanan dalam beberapa sesi terakhir.

 

 

KOSPI Korea Selatan menjadi indeks dengan kinerja terbaik di Asia, melonjak lebih dari 8% didorong penguatan saham-saham chip utama. Nikkei 225 Jepang naik 3,5% dan TOPIX menguat 1,7%, dengan perhatian pasar tertuju pada pertemuan Bank of Japan pekan depan yang diperkirakan dapat mengarah pada kenaikan suku bunga akibat tekanan inflasi dari harga energi.

 

 

Di Hong Kong, Hang Seng menguat didukung saham teknologi dan internet, termasuk Alibaba yang naik 2% setelah dilaporkan mengajukan penawaran senilai USD 1,5 miliar untuk mengakuisisi perusahaan ritel bahan makanan China, Pupu, guna memperkuat bisnis grocery online. Sementara itu, CSI 300 dan Shanghai Composite China masing-masing melonjak 1,6%, seiring membaiknya sentimen risiko pasar regional.

 

 

 

• KOMODITAS: Harga minyak turun ke level terendah sejak Maret pada Senin setelah Presiden AS Donald Trump dan Wakil Menteri Luar Negeri Iran menyatakan telah mencapai kesepakatan awal untuk mengakhiri perang serta membuka kembali jalur pelayaran melalui Selat Hormuz.

 

 

Harga Brent turun 4,1% menjadi USD 83,75 per barel, sementara WTI melemah 4,72%  menjadi USD 80,87 per barel, melanjutkan penurunan lebih dari 3% pada Jumat sebelumnya. AS dan Iran dilaporkan akan menandatangani nota kesepahaman di Swiss pada Jumat mendatang dengan Pakistan sebagai mediator. Trump menyatakan Selat Hormuz akan kembali dibuka tanpa biaya dan blokade laut AS terhadap pelabuhan Iran akan dihentikan. Draf kesepakatan juga menyebut pembukaan kembali Selat Hormuz dalam 30 hari di bawah pengaturan Iran.

 

 

Pasar kini mencermati seberapa cepat produsen minyak Timur Tengah dapat memulihkan produksi dan ekspor setelah gangguan akibat perang, serta apakah aktivitas kapal di kawasan akan kembali normal.

 

 

 

• INDONESIA :IHSG per perdagangan Jumat kemarin ditutup menguat +2.07% ke level 6007.66 didukung oleh oleh penguatan beberapa saham penggerak IHSG seperti BBCA, DSSA, TPIA dan saham berbasis komoditas seperti AMMN, BUMI, ANTM dsb. akibat adanya clarity terkait peranan DSI yang hanya sebagai pengawas.

 

 

Support selanjutnya adalah area psikologis 6000 dan resistance selanjutnya adalah area 6150. Saat ini issue yang menjadi perhatian adalah status Indonesia apakah masih akan berada di emerging market untuk MSCI. Jika ingin melakukan buy, perhatikan support dan resistance seraya market yang masih cukup volatil dan fragile terhadap issue-issue.

 

 

 

Unduh laporan lengkapnya DISINI.