Today’s Outlook :
• PASAR AS :Wall Street ditutup menguat tipis pada Selasa di tengah perdagangan yang volatil, seiring investor mencermati perkembangan negosiasi AS-Iran dan sejumlah katalis dari sektor AI. S&P 500 naik 0,1% ke 7.610,51 dan ditutup di atas level 7.600 untuk pertama kalinya, Nasdaq bergerak datar di 27.093,90, sementara Dow Jones naik 0,5% ke 51.308,46. Ketiga indeks kembali mencetak rekor penutupan tertinggi.
Sentimen pasar cenderung beragam setelah media Iran melaporkan komunikasi dengan AS dihentikan sementara, meski Presiden AS Donald Trump dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio menyatakan negosiasi masih berlangsung.
Di sektor teknologi, Alphabet mengumumkan rencana penggalangan dana USD80 miliar untuk ekspansi infrastruktur AI. Sementara itu, saham Marvell Technology melonjak lebih dari 32% setelah CEO NVIDIA, Jensen Huang, menyebut perusahaan tersebut berpotensi menjadi “perusahaan bernilai USD1 triliun berikutnya”. Saham Hewlett Packard Enterprise juga melonjak lebih dari 19% berkat kinerja kuartalan yang kuat dan tingginya permintaan terkait pusat data AI.
• PASAR EROPA :Saham Eropa ditutup menguat pada Selasa, sementara harga minyak melemah, seiring investor mencermati ketidakpastian terkait potensi kesepakatan untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah. Indeks Stoxx 600 naik 0,7%, DAX Jerman menguat 0,5%, CAC 40 Prancis naik 0,8%, dan FTSE 100 Inggris bertambah 0,3%. Sektor teknologi menjadi salah satu pendorong utama kenaikan pasar. Saham STMicroelectronics melonjak ke level tertinggi dalam lebih dari 25 tahun setelah perusahaan menaikkan target pendapatan bisnis pusat datanya, mencerminkan kuatnya optimisme terhadap pertumbuhan industri kecerdasan buatan (AI).
• PASAR ASIA :Saham Asia bergerak mixed pada Selasa di tengah ketidakpastian perkembangan konflik AS-Iran, termasuk laporan bahwa Iran menghentikan komunikasi dengan AS melalui mediator. Nikkei 225 Jepang dan KOSPI Korea Selatan masing-masing turun sekitar 2% dari level rekor, tertekan aksi ambil untung pada saham teknologi dan semikonduktor setelah reli kuat yang didorong optimisme AI. Di Korea Selatan, inflasi Mei yang mencapai level tertinggi dalam 26 bulan turut meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank of Korea tahun ini. Sebaliknya, indeks Hang Seng Index Hong Kong naik 0,8% didukung penguatan saham-saham teknologi.
• KOMODITAS:Harga minyak naik lebih dari 1% pada Rabu setelah ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat. Brent naik 1,09% ke USD97,05 per barel, sementara WTI menguat 1,08% ke USD94,77 per barel. Keduanya ditutup di level tertinggi dalam satu minggu.
Sentimen didorong oleh serangan rudal Iran ke Kuwait dan Bahrain, meski tidak mengenai target. Sebagai respons, militer AS melancarkan serangan ke Pulau Qeshm, Iran. Pasar juga terus memantau perkembangan negosiasi AS-Iran, dengan Iran masih meninjau proposal kesepakatan untuk mengakhiri konflik. Meski media Iran melaporkan komunikasi dengan Washington sempat terhenti selama beberapa hari, Presiden AS Donald Trump menyatakan negosiasi tetap berlangsung secara berkelanjutan.
• INDONESIA :IHSG per perdagangan Selasa kemarin ditutup menguat ke level 6,195.43 dimana menguat sejauh +1.11% didukung oleh penguatan saham konglomerasi terutama BREN, CUAN, DSSA dan AMMN. Adapun BRPT dan TPIA mengalami penurunan, terlepas sesi 1 perdagangan mengalami penguatan. Kedua saham ini memberikan tekanan terhadap grafik penurunan  IHSG di intraday. Jika saham konglomerasi tersebut masih memgalami penguatan, ekspektasi IHSG selanjutnya adalah penembusan ke MA10 terdekat di 6250 sebelum membuat base yang lebih solid untuk rebound kembali ke area 6500.
Unduh laporan lengkapnya DISINI.

