Indeks AS mixed dengan DJI naik tipis 0.11% namun S&P500 dan Nasdaq menunjukkan pullback lebih banyak seusai libur Natal, dipicu oleh naiknya imbal hasil obligasi USDT10Y naik hampir 11 bps di angka 3,85%, serta keluarnya data ekonomi US Goods Trade Balance (Nov) yang defisitnya menyempit menjadi USD83,35 milyar (vs previous USD98,8 milyar). Sementara itu data pasar property AS juga menunjukkan harga rumah yang jatuh di bawah tingkat bunga mortgage yang terus naik. Menjelang tutup tahun ini, pelaku pasar AS tampaknya memilih Wait & See menjelang Fed meeting minutes & pengumuman data ketenagakerjaan yang sedianya dirilis minggu depan.

Corporate Bonds
BCAP: Tawarkan Obligasi IDR450 Miliar. PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) akan menawarkan surat utang tahap I IDR450 miliar yang merupakan bagian dari obligasi berkelanjutan III dengan target IDR750 miliar. Obligasi berkelanjutan III tahap I berada dalam tiga seri. Seri A berdurasi 370 hari, seri B berjangka tiga tahun, dan seri C sepanjang lima tahun.Pembayaran bunga pertama pada 5 April 2023 dan pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo untuk seri A pada 15 Januari 2024, seri B pada 5 Januari 2026, dan seri C pada 5 Januari 2028. (Emiten News)

Domestic Issue
Pemerintah Keluarkan Larangan Penjualan Rokok Batangan Pemerintah mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2022 yang mana salah satunya berisi larangan penjualan rokok Batangan atau secara ketengan. Presiden Joko Widodo mengatakan, larangan ini dimaksudkan untuk menjaga Kesehatan semua masyarakat, yang mana di negara lain justru sudah lebih dulu menerapkan larangan tersebut. Kemenkes juga mengatakan bahwa Keppres ini perlu untuk menekan tingkat perokok usia remaja (10-18 tahun) yang terus meningkat.

Recommendation
Akhirnya Santa Claus Rally yang ditunggu-tunggu datang juga dengan IHSG menembus Resistance MA20/6850 dan sepertinya tengah menuju Resistance berikut yaitu MA50 di area 6960-7000; dengan demikian perkiraan NHKSI RESEARCH bahwa IHSG mampu ditutup di range 7000-7100 pada akhir tahun 2022 ini menjadi semakin feasible. Walau seminggu terakhir asing membukukan Net Sell di pasar equity sebesar IDR 2,22triliun, namun secara YTD masih terdata Net Foreign Buy (all market) sebesar IDR 63,64 triliun.

Download full report HERE.