Macroeconomic Report | Kenaikan Impor Tekan Surplus Neraca Perdagangan
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan periode Desember 2021 surplus senilai USD 1,02 miliar, atau
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan periode Desember 2021 surplus senilai USD 1,02 miliar, atau
Wall Street membukukan pelemahan signifikan pada penutupan (18/01); dengan ketiga indeks utama turun lebih dari 1,5%.
Bursa-bursa saham Eropa cenderung menguat, sementara Asia ditutup mixed pada perdagangan awal pekan (17/01). Rilis data
Wall Street mengakhiri pekan lalu (14/01) secara mixed; dengan S&P 500 dan Nasdaq menguat, sementara Dow Jones
Wall Street ditutup pada zona merah pada (13/01), ditandai dengan indeks Nasdaq yang anjlok 2,51%. Investor terlihat
Ketiga indeks saham utama AS masih melanjutkan penguatan terbatas pada (12/01); dipimpin oleh indeks S&P500 naik
WIKA membukukan pertumbuhan kinerja yang signifikan secara kuartalan, ditandai dengan kenaikan pada pendapatan (+71,7%
Bursa saham AS berhasil rebound pada penutupan (11/01), dipimpin oleh Nasdaq yang menguat 1,14%. Pelaku pasar merespon
Bank Indonesia (BI) mencatatkan cadangan devisa (cadev) periode Desember 2021 senilai USD 144,9 miliar. Posisi cadev ini