Daily Report | 20 Jan 2022
Bursa saham AS masih melanjutkan trend pelemahan pada penutupan (19/01), dengan ketiga indeks utama turun di kisaran 1%.
Bursa saham AS masih melanjutkan trend pelemahan pada penutupan (19/01), dengan ketiga indeks utama turun di kisaran 1%.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan periode Desember 2021 surplus senilai USD 1,02 miliar, atau
Wall Street membukukan pelemahan signifikan pada penutupan (18/01); dengan ketiga indeks utama turun lebih dari 1,5%.
Bursa-bursa saham Eropa cenderung menguat, sementara Asia ditutup mixed pada perdagangan awal pekan (17/01). Rilis data
Pergerakan IHSG ini berpotensi untuk dipengaruhi beberapa rilis data ekonomi dari domestik dan global. Badan Pusat
Wall Street mengakhiri pekan lalu (14/01) secara mixed; dengan S&P 500 dan Nasdaq menguat, sementara Dow Jones
Wall Street ditutup pada zona merah pada (13/01), ditandai dengan indeks Nasdaq yang anjlok 2,51%. Investor terlihat
Ketiga indeks saham utama AS masih melanjutkan penguatan terbatas pada (12/01); dipimpin oleh indeks S&P500 naik
WIKA membukukan pertumbuhan kinerja yang signifikan secara kuartalan, ditandai dengan kenaikan pada pendapatan (+71,7%