Company Report | Kinerja ICBP Di Tengah Lebih Tingginya Volume dan Average Selling Price (ASP)
Coal Average Selling Price Increase ICBP membukukan penjualan sepanjang 1H22 sebesar Rp32,6 triliun (+15,6% YoY) dengan
Coal Average Selling Price Increase ICBP membukukan penjualan sepanjang 1H22 sebesar Rp32,6 triliun (+15,6% YoY) dengan
Coal Average Selling Price Increase EXCL mencatatkan kenaikan Interconnection dan Other Direct Expense sebesar 66%
Coal Average Selling Price Increase Pada 2Q22, KLBF membukukan penjualan sebesar Rp6,9 triliun yang dipimpin oleh
Coal Average Selling Price Increase Sepanjang 6M22, top line HMSP tumbuh 12,3% YoY menjadi Rp53,5 triliun. Kenaikan
Coal Average Selling Price Increase Kenaikan BI 7DRRR membuat penyesuaian Loan Interest Expenses, dan Mortgage Rate
Coal Average Selling Price Increase INCO mencatatkan pendapatan senilai USD564,5 juta (+36,0% YoY) di 1H22, dengan
Coal Average Selling Price Increase Penjualan alat berat UNTR 1H22 tumbuh 111% YoY menjadi sebanyak 2.873 unit,
Coal Average Selling Price Increase Pendapatan CPIN sepanjang 6M22 tumbuh 12,4% YoY sementara laba bersih terkontraksi
Coal Average Selling Price Increase Di tengah rendahnya produksi, AALI berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan 6M22