Today’s Outlook :

 

• PASAR AS : Wall Street tutup pada Senin karena libur Memorial Day di AS, sementara volume perdagangan global juga cenderung sepi akibat libur pasar di beberapa negara lain. Iran dan AS disebut telah mencapai kerangka kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang berlangsung lebih dari dua bulan, namun draft memorandum tersebut belum mencakup detail terkait pengelolaan Selat Hormuz, menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran.

 

 

Meski kedua pihak sudah mencapai kesimpulan pada sejumlah isu, kesepakatan final disebut belum akan tercapai dalam waktu dekat. Sebelumnya, media melaporkan pejabat senior Gedung Putih menyebut kerangka kesepakatan sudah tercapai, termasuk rencana pembukaan kembali Selat Hormuz yang menjadi jalur sekitar seperlima pasokan minyak dunia

 

 

Draft kesepakatan juga mencakup komitmen Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir dan melanjutkan negosiasi terkait pengayaan uranium. Iran tetap menolak tuntutan AS untuk menyerahkan stok uranium yang telah diperkaya.

 

 

Presiden AS Donald Trump mengatakan dirinya meminta tim negosiasi untuk “tidak terburu-buru” mencapai kesepakatan dan menegaskan blokade AS terhadap pelabuhan Iran tetap berlaku sampai perjanjian resmi disepakati dan ditandatangani. Menlu AS Marco Rubio juga menyatakan Washington masih mengedepankan jalur diplomatik, namun tetap menyiapkan “alternatif” jika negosiasi gagal.

 

 

 

• PASAR EROPA : Bursa saham Eropa menguat pada Senin didorong optimisme bahwa AS dan Iran semakin dekat mencapai kesepakatan damai. Indeks Stoxx 600 naik 1,04% ke level tertinggi sejak 2 Maret, DAX Jerman menguat 2,01%, dan CAC 40 Prancis naik 1,76%. Likuiditas pasar cenderung tipis karena FTSE 100 Inggris dan Wall Street tutup akibat libur.

 

 

Media melaporkan AS dan Iran secara prinsip telah menyepakati kerangka perjanjian untuk mengakhiri perang yang berlangsung lebih dari dua bulan. Kesepakatan tersebut disebut mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur penting yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia. Penutupan jalur tersebut selama beberapa minggu terakhir sempat mendorong kenaikan harga minyak dan kekhawatiran inflasi global.

 

 

 

• PASAR ASIA : Bursa saham Asia menguat pada Senin, dengan saham Jepang mencetak rekor tertinggi mengikuti penguatan saham chip di Wall Street, sementara potensi kesepakatan damai AS-Iran turut meningkatkan risk appetite pasar.

 

 

Nikkei 225 Jepang melonjak hingga 3,3% ke rekor tertinggi 65.408,87 poin, sementara TOPIX naik 1,6% ke level tertinggi sepanjang masa 3.953,89 poin. Saham Renesas Electronics dan Rohm masing-masing melesat 10%.

 

 

Penguatan dipimpin saham chip dan AI setelah reli sektor semikonduktor AS pekan lalu. Di China, Shanghai Composite naik 0,6% dan CSI 300 menguat 1%. Bursa Hong Kong dan Korea Selatan tutup karena libur.

 

 

Sentimen pasar juga membaik setelah Presiden AS Donald Trump menyebut memorandum pembukaan kembali Selat Hormuz “sebagian besar telah dinegosiasikan”, memicu harapan meredanya tensi Timur Tengah. Namun, Trump menegaskan belum ada urgensi menyelesaikan kesepakatan, sehingga investor tetap waspada terhadap potensi perubahan mendadak.

 

 

 

• KOMODITAS :Harga minyak dunia turun sekitar 5% ke level terendah dalam dua minggu pada Senin (25/5/2026), seiring meningkatnya optimisme pasar bahwa AS dan Iran semakin dekat menuju kesepakatan damai.

 

 

Mengutip Reuters, harga minyak Brent turun USD5,04 atau 4,9% menjadi USD98,50 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS melemah USD4,82 atau 5% ke USD91,78 per barel. Meski demikian, sejumlah isu utama masih menjadi hambatan dalam negosiasi antara kedua negara.

 

 

 

• INDONESIA : Senin (25/5), IHSG naik 44,30 poin atau 0,72% menjadi 6.206,35 pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Meski IHSG naik, investor asing justru mencatat net sell atau jual bersih jumbo Rp 2,22 triliun di seluruh pasar. Net sell asing di pasar reguler mencapai Rp 2,09 triliun. Sedangkan net sell asing di pasar tunai dan pasar negosiasi sebesar Rp 132,61 miliar.

 

 

Saham-saham dengan net sell terbesar asing hari ini adalah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 248,6 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 226,2 miliar, dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 161,1 miliar.

 

 

Saham-saham dengan net buy atau beli bersih terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 114,2 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 112,2 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 64,6 miliar.

 

 

 

Unduh laporan lengkapnya DISINI.