Today’s Outlook:

 

PASAR AS : Pasar AS tutup pada Kamis karena libur Thanksgiving Day.

 

 

Penjualan online di AS selama libur Thanksgiving diperkirakan naik 6% dibandingkan tahun lalu menjadi USD 8,6 miliar, berdasarkan data Salesforce yang dirilis Kamis. Hal ini menunjukkan para konsumen memanfaatkan diskon besar-besaran dari para peritel untuk berbelanja di tengah ketidakpastian makroekonomi akibat tarif. Thanksgiving dan hari berikutnya, Black Friday, menandai dimulainya musim belanja liburan—periode krusial yang biasanya menyumbang sekitar sepertiga dari total penjualan dan laba tahunan para peritel AS. Pembukaan musim belanja tahun ini berlangsung di tengah ketidakpastian ekonomi dan volatilitas yang meningkat akibat tarif impor yang diberlakukan Presiden Donald Trump, yang turut menaikkan biaya bagi peritel dan konsumen.

 

 

 

PASAR EROPA : Indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup menguat 0,12% ke level 574,89, mendekati level tertinggi dua pekan terakhir. Bursa regional utama bergerak bervariasi. FTSE 100 London stagnan sehari setelah pengumuman anggaran musim gugur. DAX Jerman naik 0,2%.

 

 

Saham Eropa ditutup relatif stabil pada Kamis setelah tiga sesi berturut-turut menguat, didorong oleh meningkatnya harapan pemangkasan suku bunga AS bulan depan. Saham Puma melonjak akibat minat akuisisi, sementara Allfunds Group menguat setelah menerima tawaran akuisisi. Pada saat yang sama, kemajuan menuju kesepakatan damai Rusia-Ukraina juga menopang sentimen positif sepanjang pekan ini.

 

 

PASAR ASIA : Sebagian besar saham Asia menguat pada Kamis, mengikuti pemulihan lanjutan Wall Street, seiring investor kembali memborong saham teknologi di tengah keyakinan yang semakin kuat bahwa The Fed akan memangkas suku bunga bulan depan.

 

 

Saham China menguat didorong oleh spekulasi akan adanya stimulus tambahan dari Beijing, di tengah kembali munculnya kekhawatiran atas krisis sektor properti. Namun, pelemahan saham properti—khususnya China Vanke—membatasi penguatan secara keseluruhan. Indeks CSI 300 dan Shanghai Composite masing-masing naik 0,3%, sementara Hang Seng Hong Kong menguat 0,1%

 

 

Saham Asia secara umum melanjutkan penguatan, dipimpin bursa berbasis teknologi yang bangkit dari tekanan sebelumnya. Sektor-sektor lain juga terdorong oleh meningkatnya taruhan pemangkasan suku bunga AS pada Desember. KOSPI Korea Selatan menjadi salah satu yang terbaik, naik 1,3% setelah Bank of Korea mempertahankan suku bunga sesuai ekspektasi pasar. Namun, keputusan tersebut tidak bulat karena terdapat perbedaan pandangan di antara pembuat kebijakan terkait kelanjutan pemangkasan suku bunga.

 

 

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,3%, sementara TOPIX menguat 0,5%, turut terdorong oleh saham teknologi. Sentimen terhadap Jepang juga terbantu oleh upaya AS untuk meredakan ketegangan diplomatik antara Tokyo dan Beijing. Data pemerintah yang dirilis Jumat menunjukkan bahwa produksi industri Jepang naik tak terduga pada Oktober, memberi sinyal awal stabilisasi aktivitas manufaktur setelah berbulan-bulan bergerak tidak menentu. Produksi industri naik 1,4% secara bulanan, berbanding terbalik dengan ekspektasi penurunan 0,5%, meski melambat dari kenaikan 2,6% di September.
Penjualan ritel Jepang tumbuh 1,7% secara tahunan pada Oktober, melampaui ekspektasi 0,8%, serta meningkat dari pertumbuhan tipis 0,2% bulan sebelumnya. Pemulihan penjualan ritel ini menandakan konsumsi domestik Jepang—sektor utama penggerak ekonomi—kembali menguat di tengah ekspektasi pemangkasan pajak dan kebijakan yang lebih ekspansif di bawah pemerintahan baru.

 

 

 

KOMODITAS: Harga minyak naik pada Kamis ketika pelaku pasar menimbang peluang tercapainya kesepakatan dalam perundingan untuk mengakhiri perang di Ukraina, dengan volume perdagangan yang relatif tipis akibat libur Thanksgiving di AS.

 

 

Kontrak berjangka Brent ditutup naik 21 sen atau 0,2% ke USD 63,34 per barel. Sementara WTI AS menguat 45 sen atau 0,8% ke USD 59,10 per barel pada pukul 13.45 waktu setempat.

 

 

Delegasi AS dan Ukraina dijadwalkan bertemu pekan ini untuk merumuskan formula perdamaian yang sebelumnya dibahas dalam perundingan di Jenewa, termasuk jaminan keamanan bagi Kyiv, ujar Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy. Kedua pihak terus berupaya mempersempit perbedaan terkait rencana Presiden Donald Trump untuk mengakhiri konflik paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia Kedua. Namun, Kyiv tetap berhati-hati menerima kesepakatan yang dinilai masih banyak menguntungkan pihak Rusia, termasuk terkait konsesi wilayah.

 

 

 

INDONESIA : IHSG ditutup di zona merah pullback dari ATH-nya -0.65% ke level 8545.87, dimana selanjutnya pijakan IHSG saat ini mencoba bertahan di atas area 8400-8450 sebagai support selanjutnya.

 

 

Rotasi pasar kembali ke dalam saham Konglomerasi, baik Hapsoro, Salim-Bakrie ataupun ke ekosistem internet cepat. Disarankan tetap perhatikan dan kawal setiap saham dengan trailing stop masing-masing seraya memperhatikan level dan respons dari indeks untuk trading saham-saham konglomerasi.

 

 

Adapun untuk hari ini sebanyak 24 saham keluar dari papan saham pemantauan khusus / FCA dan akan kembali ke regular trading, dimana ekspektasi pasar akan meramaikan juga saham – saham tersebut. Beberapa saham yang memiliki sentimen dan katalis kuat dari papan FCA dapat melanjutkan kenaikan.

 

 

Unduh laporan lengkapnya DISINI.