Today’s Outlook :
• PASAR AS : Indeks Wall Street menguat pada Kamis, melanjutkan rebound setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan telah tercapai kerangka kesepakatan dagang terkait Greenland dan menegaskan tidak akan mengenakan tarif terhadap negara-negara Eropa. Sentimen positif ini mendorong saham teknologi dan membawa S&P 500 naik hampir 0,6% ke 6.913,35, Nasdaq Composite melonjak 0,9% ke 23.436,02, dan Dow Jones menguat 0,6% ke 49.394,01.
Trump juga menarik ancamannya untuk menggunakan kekuatan militer atas Greenland, yang meredakan ketegangan geopolitik dan memberi kelegaan bagi pasar setelah tekanan besar akibat retorika tarif sebelumnya. Saham teknologi kembali memimpin penguatan, dipimpin Meta Platforms yang melonjak 5,7% setelah Jefferies menegaskan saham tersebut sebagai pilihan utama jelang rilis kinerja kuartal Desember pekan depan. Sementara itu, saham Intel merosot tajam hingga 13,4% dalam perdagangan lanjutan setelah perseroan merilis panduan kinerja kuartal I yang lemah, meski laba kuartal Desember melampaui ekspektasi.
• PASAR EROPA : Saham Eropa menguat signifikan pada Kamis setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan tidak akan melanjutkan rencana pengenaan tarif terhadap negara-negara Eropa terkait Greenland, serta mengumumkan tercapainya kerangka kesepakatan mengenai wilayah Denmark tersebut. Indeks DAX Jerman naik 1,3%, CAC 40 Prancis melonjak 1%, sementara FTSE 100 Inggris menguat tipis 0,1%.
Meski pasar merespons positif, ketegangan politik masih membayangi. Para pemimpin Uni Eropa menggelar pertemuan darurat untuk meninjau ulang hubungan dengan AS, menyusul ancaman tarif dan wacana aksi militer AS atas Greenland yang sempat mengguncang kepercayaan transatlantik. Presiden ECB Christine Lagarde bahkan menilai aliansi tradisional AS–Eropa kini berada dalam ketidakpa
• PASAR ASIA : Mayoritas saham Asia menguat pada Kamis, mengikuti reli Wall Street seiring meredanya ketegangan terkait tuntutan AS atas Greenland. Bursa Korea Selatan menjadi outperformer, dengan KOSPI melonjak lebih dari 2% ke rekor tertinggi 5.019,54, didorong penguatan saham chip dan otomotif di tengah optimisme AI dan robotik. Samsung Electronics dan SK Hynix naik 3–4% di tengah rencana pengetatan produksi chip memori untuk menopang harga dan margin.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 melonjak hampir 2% dan TOPIX naik sekitar 1%, berhasil memangkas sebagian besar kerugian awal pekan, ditopang penguatan saham perbankan dan meredanya kekhawatiran atas belanja fiskal.
• KOMODITAS : Harga minyak turun sekitar 2% ke level terendah dalam sepekan pada Kamis, seiring meredanya ketegangan geopolitik setelah Presiden AS Donald Trump melunakkan sikap terhadap Greenland dan Iran, serta adanya perkembangan positif menuju potensi penyelesaian perang Rusia–Ukraina. Brent turun USD 1,18 atau 1,8% ke USD 64,06 per barel, sementara WTI melemah USD 1,26 atau 2,1% ke USD 59,36 per barel, terendah dalam sepekan.
• INDONESIA : IHSG ditutup turun minus 0.2% menjadi 8992.18. Jika IHSG tidak bisa bertahan di range saat ini dan ditutup di atas angka psikologis resistance-support di 9000, sebaiknya kurangi posisi. Pergerakan IHSG cukup sangat volatil dikarenakan kekhawatiran mengenai sentimen risiko outflow akibat kebijakan baru MSCI mengenai float saham serta penurunan saham BUMI yang nampaknya menyeret saham konglomerasi lain. Tetap berhati-hati selalu di tengah volatilitas IHSG saat ini, sembari indikator RSI yang mengindikasikan oversold dan adanya negative divergence yang menunjukkan peluang untuk koreksi pada indeks. Terlepas koreksi pada indeks berpeluang terjadi, momentum pada IHSG masih cukup kuat untuk melakukan trading berbasis narasi.
Unduh laporan lengkapnya DISINI.

