Isu Tapering dan Depresiasi Rupiah Akhir Pekan
Spekulasi pengurangan stimulus the Fed kembali muncul, pasca pernyataan Presiden the Fed wilayah Philadelphia Patrick
Spekulasi pengurangan stimulus the Fed kembali muncul, pasca pernyataan Presiden the Fed wilayah Philadelphia Patrick
-GOVERNMENT BONDS- Di tengah penantian rilis data cadangan devisa yang berpontensi naik. Yield SUN 10-tahun dan
Nilai tukar rupiah di tutup di level IDR 14.280/USD atau melemah tipis 0,04%. Tekanan ini dipengaruhi oleh isu tapering,
Pemerintah menetapkan imbalan PBS030 (7,1-tahun) (New Issuance) sebesar 5,875%. Angka ini, jauh dibawah proyeksi NHKSI
Inflasi Mei 2021 yang diproyeksikan sebesar 0,28% MoM (0,86% YtD; 1,64% YoY), disumbang oleh tarif angkutan antarkota.
Pelaku pasar merespon positif data klaim pengangguran Amerika Serikat (AS), yang hanya sebanyak 406 ribu klaim per pekan
Yield US Treasury (UST) naik dalam perdagangan Kamis, jelang rilis data klaim pengangguran. Yield UST 10-tahun naik ke
Posisi yield SUN 10-tahun FR0087 di sekitar 6,50%, tetap atraktif ditengah BI 7-DRRR yang tetap bertahan 3,50% periode
-GOVERNMENT BONDS- Berdasarkan survei, suku bunga acuan Bank Indonesia (BI 7-DRRR) periode Mei, bertahan di level 3,50%