Depresiasi Rupiah Masih Mewarnai Pasar SUN
Depresiasi Rupiah Masih Mewarnai Pasar SUN. Pada awal perdagangan kemarin, rupiah sempat terdepresiasi ke level IDR
Depresiasi Rupiah Masih Mewarnai Pasar SUN. Pada awal perdagangan kemarin, rupiah sempat terdepresiasi ke level IDR
Surplus neraca dagang seiring pertumbuhan ekspor, dengan impor yang terjaga, menjadi katalis positif perdagangan
Investor Minati Lelang SBSN. Berdasarkan data DJPPR, total penawaran masuk lelang SBSN senilai IDR 17 triliun, atau
Afirmasi kenaikan FFR Mei 50 Bps, dan inflasi AS April yang tetap tinggi di level 8,1% YoY, menjadi sentimen negatif
Sentimen Negatif Pekan Lalu. Sikap dovish BI dan revisi pertumbuhan ekonomi Indonesia, menjadi sentimen negatif pasar
Aksi Beli Selektif FR0091. Investor mulai minati FR0091, pasca catatkan yield mendekati level psikologis 7%. Kemarin,
Sentimen Revisi Pertumbuhan Ekonomi. Investor merespon negatif Bank Indonesia (BI), yang memangkas proyeksi pertumbuhan
Surplus Neraca Dagang Topang Pasar SUN. Kinerja perdagangan Indonesia yang catatkan surplus USD 4,53 miliar (Vs. Cons.
Profit Taking Jelang Hasil RDG BI. Semua Surat Utang Negara (SUN) seri benchmark catatkan kenaikan yield, dengan FR0091