BBRI – Naiknya Kontribusi Segmen Mikro
BBRI membukukan penurunan laba bersih sebesar Rp 18,6 Trilliun (-45,8% yoy) sepanjang tahun 2020. Pendapatan bunga
BBRI membukukan penurunan laba bersih sebesar Rp 18,6 Trilliun (-45,8% yoy) sepanjang tahun 2020. Pendapatan bunga
Sepanjang 2020 ISAT membukukan pertumbuhan top line 6,9% YoY. Namun, biaya keuangan dan kerugian perubahan nilai wajar
Pendapatan AALI meningkat sebesar 7,8% selama pandemi dan mencapai Rp18,8 triliun, menghasilkan laba bersih sebesar
Pendapatan ITMG turun sebesar 30,9% selama tahun 2020, menghasilkan laba bersih sebesar USD39 juta atau turun signifikan
BBCA masih mampu membukukan kinerja yang solid di tengah tahun pandemi, yang ditandai dengan kenaikan PPOP sebesar 11,2%
Pendapatan EXCL tumbuh 3,5% YoY di sepanjang 2020. Namun, melonjaknya beban penyusutan dan keuangan membuat laba bersih
SIDO adalah pilihan utama kami di sektor kesehatan mengingat ketahanan kinerja di tengah kondisi ekonomi yang kurang
Rekomendasi kami didasari oleh ekspektasi tekanan pada segmen F&R dan HPC untuk membalikkan keadaan di tengah
Laba BBNI anjlok sebesar –78,7% menjadi Rp 3,28 Trilyun pada tahun 2020 lalu. Provisi Kerugian Kredit yang naik tajam