Weekly Report | 31 Mei 2021
Pergerakan IHSG pekan ini berpotensi untuk dipengaruhi rilis data ekonomi awal bulan. Bank Indonesia memproyeksikan
Pergerakan IHSG pekan ini berpotensi untuk dipengaruhi rilis data ekonomi awal bulan. Bank Indonesia memproyeksikan
Ketiga indeks utama AS serempak menguat tipis pada akhir perdagangan pekan lalu. Meskipun data inflasi bulan April
Yield US Treasury (UST) naik dalam perdagangan Kamis, jelang rilis data klaim pengangguran. Yield UST 10-tahun naik ke
Bursa saham AS secara umum masih mampu menguat pada penutupan (27/05); meski indeks Nasdaq melemah tipis. Sektor
Posisi yield SUN 10-tahun FR0087 di sekitar 6,50%, tetap atraktif ditengah BI 7-DRRR yang tetap bertahan 3,50% periode
Wall Street menutup perdagangan (26/05) dengan penguatan moderat pada ketiga indeks utama. Kenaikan masih dilandasi oleh
-GOVERNMENT BONDS- Berdasarkan survei, suku bunga acuan Bank Indonesia (BI 7-DRRR) periode Mei, bertahan di level 3,50%
Ketiga indeks utama AS serempak ditutup di zona hijau pada perdagangan (24/05/2021). Investor terlihat semakin optimis
Bank Indonesia (BI) mencatatkan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) surplus USD 4,1 miliar 1Q21, atau lebih baik dibanding