Today’s Outlook :

 

• PASAR AS : Wall Street melemah pada Kamis. Saham Nvidia turun meski membukukan kinerja kuartalan yang kuat, dan ikut menyeret saham chip lainnya. Indeks S&P 500 turun 0,4% ke 6.909,01, NASDAQ Composite jatuh 1,2% ke 22.878,38, sementara Dow Jones Industrial Average relatif datar di 49.499,51. Sehari sebelumnya pasar sempat menguat seiring optimisme baru terhadap prospek AI, yang masih bergerak naik-turun layaknya roller coaster.

 

 

Negosiasi nuklir AS–Iran putaran ketiga di Jenewa berakhir dengan “kemajuan signifikan” menurut mediator Oman, dan akan dilanjutkan setelah konsultasi di masing-masing ibu kota. Presiden Donald Trump memperingatkan potensi dampak serius jika tak ada kemajuan berarti. Konflik berkepanjangan berisiko mengganggu pasokan minyak dari Iran, produsen minyak terbesar ketiga di OPEC.

 

 

Nvidia mencatat pendapatan dan laba di atas ekspektasi untuk kuartal yang berakhir Januari, serta memberikan proyeksi pendapatan kuartal berjalan yang lebih kuat, didorong permintaan chip AI yang masih sangat tinggi.

 

 

Netflix Inc menyatakan tidak akan menaikkan tawaran untuk Warner Bros Discovery Inc, setelah Warner Bros menilai proposal terbaru Paramount Skydance Corp sebagai penawaran yang lebih unggul. CEO bersama Netflix menyebut kesepakatan tersebut tak lagi menarik secara finansial pada valuasi yang diminta.

 

 

 

• PASAR EROPA : Bursa saham Eropa menguat pada Kamis, didukung rilis kinerja emiten dan sentimen positif dari Nvidia. Indeks DAX naik 0,4%, FTSE 100 menguat 0,4%, dan CAC 40 melonjak 0,7%.

 

 

Data menunjukkan sedikit perbaikan sentimen ekonomi Uni Eropa pada Februari. Presiden European Central Bank, Christine Lagarde, kembali menegaskan akan menyelesaikan masa jabatannya hingga Oktober 2027. Di Inggris, sentimen sektor jasa membaik setelah lebih dari setahun melemah, meski bisnis berbasis konsumen masih pesimistis.

 

 

 

•  PASAR ASIA : Bursa Asia mayoritas menguat. Saham Jepang mencetak rekor tertinggi karena pasar mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan, sementara laba Nvidia memicu reli saham chip Korea Selatan. Pasar China cenderung stabil, sedangkan Hong Kong melemah karena tekanan pada saham teknologi lokal. Indeks KOSPI melonjak lebih dari 2% ke rekor 6.222,14. Saham Samsung Electronics dan SK Hynix naik ke level tertinggi, didorong prospek permintaan chip AI yang masih kuat. Nikkei 225 dan TOPIX juga mencetak rekor baru setelah Jepang menominasikan akademisi yang cenderung dovish ke bank sentral. Indeks CSI 300 dan Shanghai Composite terkoreksi tipis setelah reli tajam dua sesi sebelumnya, seiring optimisme belanja konsumen saat libur Imlek.

 

 

 

• KOMODITAS : Harga minyak berbalik naik dalam perdagangan yang fluktuatif setelah pembicaraan nuklir AS–Iran menunjukkan kemajuan. Minyak Brent naik 0,6% ke USD 71,14 per barel, sementara WTI menguat 0,2% ke USD 65,60 per barel.

 

 

 

• INDONESIA : IHSG kembali terkoreksi sejauh -1.04% menjadi 8235.36 seiring kekhawatiran terkait dengan outflow akibat rebalancing MSCI, kekhawatiran pasar mengenai kondisi fiskal Indonesia. Tetap berpegang pada saham sektor komoditas yang akan menjadi tema trading sepanjang tahun ini seiring dengan kenaikan komoditas minyak, emas, nikel. Tetap berjaga-jaga selalu dengan stoploss dan trailing stop  terdekat di tengah volatilitas ini.

 

 

 

Unduh laporan lengkapnya DISINI.