29 Januari 2026
IHSG ditutup -7.35% menjadi 8320.56, dimana dikarenakan kajian MSCI mengenai tidak ada inklusi dari Indonesia untuk periode rebalancing Januari 2026 akibat definisi riil float yang masih menjadi permasalahan dan perdebatan (Klasifikasi korporat - KSEI sebagai non free float). Hampir seluruh saham konglomerasi yang memiliki float cukup kecil mengalami penurunan hingga ke zona ARB.

