Today’s Outlook :
• PASAR AS :Saham AS ditutup melemah pada Kamis setelah risalah kebijakan terbaru Federal Reserve lebih hawkish dari perkiraan. Walmart turun usai laporan kuartal pertamanya di bawah CEO baru. S&P 500 turun 0,3% ke 6.862,16; NASDAQ Composite turun 0,3% ke 22.682,73; dan Dow Jones Industrial Average melemah 0,5% ke 49.395,16.
Risalah rapat Januari Federal Open Market Committee menunjukkan hampir semua anggota mendukung penahanan suku bunga, namun pandangan terbelah soal arah kebijakan ke depan. Sejumlah anggota siap mempertimbangkan kenaikan suku bunga jika inflasi tetap di atas target 2%. AI juga jadi sumber ketidakpastian: diperdebatkan apakah akan mendorong atau meredam inflasi.
Data ekonomi Kamis menunjukkan defisit perdagangan barang dan jasa AS melebar menjadi USD 70,3 miliar pada Desember; untuk 2025 defisit mencapai USD 901,5 miliar. Klaim awal pengangguran mingguan turun ke 206 ribu (di bawah ekspektasi 223 ribu).
• PASAR EROPA :Bursa Eropa melemah di tengah banjir laporan laba dan ketegangan geopolitik. DAX turun 1%, CAC 40 turun 0,4%, dan FTSE 100 turun 0,6%. Sekitar 60% perusahaan Eropa sejauh ini melampaui ekspektasi laba. Ketegangan geopolitik tetap tinggi setelah perundingan Ukraina–Rusia yang dimediasi AS kembali buntu, termasuk soal wilayah Donetsk.
• PASAR ASIA : Saham Asia menguat, ditopang reli saham teknologi, meski ketidakpastian suku bunga AS masih tinggi. Bursa Tiongkok dan Hong Kong libur Tahun Baru Imlek.
KOSPI melonjak hampir 3% ke rekor 5.673,11, didorong saham teknologi. Samsung Electronics naik >4% ke rekor setelah laporan rencana kenaikan harga chip memori canggih, seiring lonjakan permintaan AI. Samsung juga mulai produksi massal chip HBM4. Bersama SK Hynix, keduanya diuntungkan tren AI dan potensi kelangkaan chip. Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,6% dan TOPIX naik 0,7%, dibantu pelemahan yen.
• KOMODITAS– MINYAK : Harga minyak naik sekitar 2% ke level tertinggi enam bulan akibat kekhawatiran eskalasi ketegangan AS–Iran di Timur Tengah. Brent crude ditutup naik USD 1,31 (1,9%) ke USD 71,66/barel, sementara West Texas Intermediate naik USD 1,24 (1,9%) ke USD 66,43/barel.
• INDONESIA :IHSG kembali terkoreksi turun -0.43% ke level menjadi 8284.08. Adapun flow untuk hari ini nampaknya akan mengalir masih ke sektor komoditas, terutama minyak seiring dengan kenaikan komoditas minyak, emas, nikel. Beberapa saham berbasis minyak menarik untuk dipantau untuk peluang fast trade. Tetap berjaga-jaga selalu dengan stoploss dan trailing stop terdekat di tengah volatilitas ini.
Unduh Laporan Lengkapnya DISINI.

