Today’s Outlook:
• PASAR AS : Indeks S&P 500 naik tipis 0,1% ke 6.845,68 setelah sempat turun hingga 0,9%. NASDAQ Composite juga menguat 0,1% ke 22.578,38, berbalik dari penurunan hingga 1,3%. Dow Jones naik 0,1% ke 49.533,19. Saham AS ditutup menguat tipis dalam perdagangan yang volatil, dengan investor mencari arah usai libur panjang dan tetap mencermati risiko disrupsi AI di sektor teknologi.
Investor menantikan sejumlah indikator ekonomi penting pekan ini serta risalah rapat The Fed Januari (rilis Rabu) untuk petunjuk arah suku bunga. Data produksi industri dan barang tahan lama dirilis Rabu, data perdagangan Kamis, sementara indeks harga PCE—indikator inflasi pilihan The Fed—serta estimasi awal pertumbuhan PDB 4Q akan dirilis Jumat. Data CPI Januari sebelumnya menunjukkan inflasi headline dan inti sedikit melandai sesuai ekspektasi.
• PASAR EROPA : Bursa saham Eropa ditutup menguat pada Selasa, seiring investor mencermati rilis lanjutan kinerja keuangan emiten kuartalan, data pasar tenaga kerja Inggris, serta perkembangan perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Indeks DAX Jerman naik 0,8%, CAC 40 Prancis menguat 0,5%, dan FTSE 100 Inggris turut naik 0,8%.
• PASAR ASIA : Bursa saham Asia bergerak mixed dalam perdagangan tipis pada Selasa seiring libur panjang Tahun Baru Imlek. Saham Jepang melanjutkan pelemahan setelah rilis data pertumbuhan ekonomi yang mengecewakan, sementara pasar Australia ditopang oleh penguatan saham raksasa tambang BHP. Bursa China, Hong Kong, Korea Selatan, dan Singapura tutup karena libur Imlek, sementara libur Wall Street pada Senin juga membuat minimnya sentimen global.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 dan TOPIX masing-masing turun 0,9%, memperpanjang penurunan tajam dari sesi sebelumnya menyusul data produk domestik bruto kuartal IV yang lemah. Saham teknologi kembali tertekan akibat berlanjutnya kekhawatiran terhadap dampak kecerdasan buatan terhadap industri, yang dalam sepekan terakhir membebani kinerja saham perangkat lunak.
• KOMODITAS :
• LOGAM MULIA :Harga emas dan perak turun pada Selasa, melanjutkan pelemahan dari sesi sebelumnya seiring penguatan dolar AS yang menekan harga logam mulia. Tekanan juga datang dari berkurangnya permintaan Asia karena dimulainya libur Tahun Baru Imlek di China, sementara investor tetap berhati-hati menjelang rilis sejumlah data ekonomi penting AS pekan ini. Pada pukul 17.26 ET, harga emas spot turun 2,3% ke USD 4.877,40 per ons, sementara kontrak berjangka emas April melemah 3% ke USD 4.896,10 per ons. Perak spot terkoreksi lebih dalam, turun 4% ke USD 73,5390 per ons, sedangkan platinum spot turun 2,7% ke USD 2.020,60 per ons.
• MINYAK : Harga minyak melemah pada Selasa dengan perhatian pasar tertuju pada perkembangan negosiasi di dua titik panas geopolitik global. Brent berjangka April turun 1,8% ke USD 67,39 per barel, sementara WTI terkoreksi 0,8% ke USD 62,22 per barel. Pergerakan WTI dipengaruhi oleh libur pasar AS pada Senin, sementara sejumlah negara Asia, termasuk China, masih libur.
• INDONESIA : IHSG ditutup koreksi ke level menjadi 8212.27, dimana ekspektasikan market bergerak cukup volatil dan sideways ranging yang mana nampaknya kembali meretest support dan koreksi. Tetap berjaga-jaga selalu dengan stoploss dan trailing stop terdekat di tengah volatilitas ini.
Unduh laporan lengkapnya DISINI.

