JSMR – Komitmen untuk Menjaga Likuiditas
JSMR mencatatkan penurunan pendapatan sebesar 45.3% YoY yang didorong dari anjloknya pendapatan konstruksi pada 1Q20
JSMR mencatatkan penurunan pendapatan sebesar 45.3% YoY yang didorong dari anjloknya pendapatan konstruksi pada 1Q20
Di tengah situasi yang tidak menguntungkan, INDF mencatat pertumbuhan satu digit rendah pada 1Q20. Pertumbuhan ini
ANTM mencatatkan kinerja kurang memuaskan dengan rugi bersih Rp282 miliar karena turunnya pendapatan hingga 16,7% YoY.
1Q20 segmen Data, Internet dan Jasa IT tumbuh 7,2% YoY. Namun, pendapatan dan laba bersih perseroan turun terimbas dari
Kinerja pendapatan PGAS di 1Q20 stagnan dengan penurunan laba bersih turun 26,6% YoY akibat kerugian forex sebesar USD63
Sektor ritel terus menderita di bawah beban Covid-19 sepanjang 1Q20 dan kemungkinan berlanjut ke kuartal berikutnya.
WSKT membuka kuartal-1 2020 dengan penurunan 52% YoY pada pendapatan dan 94% YoY pada laba sehingga tercatat
1Q20 TOWR membukukan kinerja positif, pendapatan dan laba bersih naik optimis sebesar 22,8% YoY dan 9,8% YoY. Tenancy
ERAA masih mencatat kinerja positif pada 1Q20. Dalam menghadapi situasi yang menantang, ERAA telah menerapkan sejumlah