Today’s Outlook :

 

PASAR AS : Saham AS ditutup melemah tajam pada Selasa. Sektor teknologi tertekan akibat rotasi dari saham-saham berkapitalisasi besar dan sejumlah laporan laba yang mengecewakan. Aksi jual obligasi turut menekan ekuitas, meski harga emas dan perak rebound setelah penurunan tajam. Dow Jones turun 0,3% ke 49.241,06 (sempat mencetak rekor intraday 49.653,13). S&P 500 turun 0,9% ke 6.917,18, sementara NASDAQ merosot 1,4% ke 23.255,19. Pelemahan berlanjut sore hari setelah laporan AS menembak jatuh drone Iran yang mendekati kapal induk AL AS.

 

 

Imbal hasil US Treasury sempat melonjak seiring aksi jual obligasi pasca data manufaktur AS yang kuat pada Senin. Sebaliknya, emas dan perak bangkit kuat dari kerugian historis.

 

 

Di sisi korporasi, SpaceX mengakuisisi xAI dengan valuasi gabungan USD 1,25 triliun. IPO SpaceX berpotensi tahun ini; xAI terakhir bernilai USD 230 miliar (pendanaan Januari).

 

 

Ke depan, investor mencermati rilis data ekonomi dan sinyal The Fed soal suku bunga. Di Washington, legislator mengupayakan pengesahan RUU pendanaan untuk mencegah penutupan parsial pemerintah. BLS menyatakan laporan ketenagakerjaan Januari tidak dirilis sesuai jadwal akibat jeda pendanaan; data pasar tenaga kerja lain juga ditunda hingga operasional federal pulih.

 

 

 

PASA EROPA : Saham Eropa mayoritas ditutup melemah pada Selasa, meski rebound harga logam mulia sempat memberi dukungan di awal sesi. Indeks DAX Jerman turun 0,1%, CAC 40 Prancis stagnan, dan FTSE 100 Inggris melemah 0,3%.

 

 

Data menunjukkan inflasi Prancis tetap terkendali. Harga konsumen turun 0,3% (mtm) pada Januari, dengan inflasi tahunan hanya 0,3%, di bawah ekspektasi 0,6%. Bank Sentral Eropa (ECB) dijadwalkan menggelar rapat kebijakan pekan ini dan diperkirakan mempertahankan suku bunga di 2% untuk kelima kalinya berturut-turut.

 

 

 

•  PASAR ASIA : Bursa saham Asia rebound tajam pada Selasa, dipimpin Korea Selatan dan Jepang seiring reli saham terkait AI, sementara India melonjak berkat kesepakatan dagang dengan AS.

 

 

Indeks Nifty 50 India sempat melesat hingga 5% saat pembukaan sebelum memangkas kenaikan. Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan dagang dengan India yang menurunkan tarif barang India menjadi 18% dari 50%, dipandang sebagai langkah normalisasi hubungan dagang.

 

 

Di Korea Selatan, KOSPI melonjak hampir 6%, dengan saham unggulan Samsung Electronics dan SK Hynix naik 7,5%–8,5% seiring kembalinya minat pada saham AI. Jepang juga menguat, Nikkei 225 naik lebih dari 4% didorong reli saham chip dan teknologi serta yen yang melemah.

 

 

 

• KOMODITAS – LOGAM MULIA : Harga emas menguat pada awal perdagangan Asia Rabu, kembali mendekati level kunci seiring meningkatnya permintaan aset aman akibat tanda-tanda ketegangan baru AS–Iran. Kenaikan berlanjut setelah rebound tajam dari kerugian sebelumnya, dengan aksi beli saat harga turun masih berlanjut usai koreksi lebih dari USD 1.000 pekan lalu. Emas spot naik 0,9% ke USD 4.995,60/oz, sementara kontrak berjangka emas April naik 1,7% ke USD 5.017,19/oz. Logam mulia lain juga menguat: perak spot naik 0,5% ke USD 85,52/oz dan platinum spot naik 1,7% ke USD 2.256,04/oz.

 

 

 

• KOMODITAS – MINYAK : Harga minyak naik sekitar 2% pada Selasa setelah AS menembak jatuh drone Iran dan kapal bersenjata mendekati kapal berbendera AS di Selat Hormuz, memicu kekhawatiran terganggunya upaya de-eskalasi ketegangan AS–Iran. Brent naik USD 1,03 (+1,6%) ke USD 67,33/barel, sementara WTI AS naik USD 1,07 (+1,7%) ke USD 63,21/barel.

 

 

 

• INDONESIA : IHSG ditutup memantul sebanyak +2.52% menjadi 8122.6 seiring dengan tekanan yang mulai mereda terjadi di saham universe konglomerasi. Selain saham berfundamental klasik consumer dan Big Banks tetap stabil yang mana seraya mengindikasikan akumulasi pembelian oleh Danantara, Saham sektor rokok juga mengalami penguatan terutama dipimpin oleh WIIM. Selain itu, aksi korporasi buyback dari saham konglomerasi mengindikasikan adanya sinyal katalis positif untuk IHSG, yang mana selama satu tahun terakhir performa IHSG didukung oleh rotasi saham-saham grup Konglomerasi. Tetap berjaga-jaga selalu dengan stoploss dan trailing stop  terdekat di tengah volatilitas ini.

 

 

Unduh laporan lengkapnya DISINI.

 

 

SPECIAL PROMOTION

Buka Rekening Margin, Nikmati bunga khusus 8,5% selama 90 Hari!

Trading margin kini jadi lebih ringan, khusus untuk anda uku bunga spesial sebesar 8,5% selama 90 hari sejak tanggal pembukaan rekening margin berhasil!

Mulai investasi dengan Biaya Broker 0%!

Daftar dan buka rekening online sekarang. Nikmati biaya broker 0% khusus untuk pengguna baru

 

NH Korindo Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Untuk informasi lebih lanjut, anda dapat menghubuni CS kami via email CSO@nhsec.co.id