Today’s Outlook:

 

PASAR AS : Pada penutupan NYSE, Dow Jones Industrial Average naik 314 poin atau 0,7%, S&P 500 menguat 0,7%, dan NASDAQ Composite naik 0,8%. S&P 500 ditutup menguat pada Rabu menjelang libur Thanksgiving, seiring saham-saham AI rebound dan selera risiko meningkat didorong ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menutup tahun ini dengan satu kali lagi pemangkasan suku bunga pada bulan depan.

 

 

Saham-saham AI termasuk NVIDIA Corporation dan Oracle Corporation naik, memangkas sebagian kerugian sebelumnya, setelah Deutsche Bank menyebut bahwa skenario bearish untuk Oracle justru “terlihat bullish”, serta menambahkan bahwa valuasi masa depan perusahaan belum sepenuhnya mencerminkan nilai dari kemitraannya dengan OpenAI. Saham Dell Technologies juga menguat setelah raksasa teknologi tersebut melaporkan prospek kinerja yang solid usai penutupan perdagangan hari Selasa.

 

 

Meningkatnya keyakinan bahwa The Fed akan memangkas suku bunga bulan depan turut mendongkrak sentimen, seiring sejumlah pejabat The Fed dalam beberapa hari terakhir menyuarakan dukungan terhadap pelonggaran kebijakan moneter. Data penjualan ritel September yang lebih lemah dari ekspektasi mengindikasikan bahwa konsumen AS tengah mengalami tekanan, sementara data yang dirilis lebih awal pada Rabu menunjukkan bahwa klaimpengangguran awal meningkatlebih dari 200.000 pekan lalu

 

 

Pasar kini mematok peluang lebih dari 80% The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin dalam pertemuan 9–10 Desember, melonjak tajam dari sekitar 40% pekan lalu, menurut CME FedWatch. Perhatian khusus juga akan tertuju pada rilis Beige Book The Fed pada sesi perdagangan berikutnya. Selain itu, The Fed masih akan menerima petunjuk tambahan terkait inflasi sebelum pertemuan Desember, dengan data indeks harga PCE September, yang semula dijadwalkan rilis pekan ini, diundur ke 5 Desember, menurut Biro Analisis Ekonomi Departemen Perdagangan AS.

 

 

Menambah ekspektasi suku bunga yang lebih rendah, Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada Selasa mengatakan bahwa dirinya menyelesaikan putaran kedua wawancara calon pemimpin The Fed, dan ada peluang besar Presiden Donald Trump akan mengumumkan pilihannya sebelum Natal. Penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett disebut sebagai kandidat terdepan, menurut laporan Bloomberg yang mengutip sumber anonim. Hassett, seperti Trump, berpandangan bahwa suku bunga seharusnya lebih rendah dibanding saat ini di bawah kepemimpinan Ketua The Fed Jerome Powell.

 

 

PASAR EROPA : Saham Eropa ditutup menguat pada Rabu di tengah meningkatnya ekspektasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada Desember. Indeks pan-Eropa Stoxx 600 naik hampir 1,1%, dengan mayoritassektor dan bursa regional utama berada di zona hijau.

 

 

Di Inggris, perhatian tertuju pada Autumn Budget yang akan diumumkan Rabu, di mana Menteri Keuangan Rachel Reeves dijadwalkan memaparkan rencana belanja dan perpajakan untuk tahun mendatang. Muncul ekspektasi luas bahwa pejabat keuangan tersebut akan mengumumkan serangkaian kenaikan pajak demi tetap mematuhi aturan belanja dan pinjaman yang ia tetapkan sendiri,sekaligusmenutup defisitfiskal yang ada.

 

 

Investor Eropa juga memantau perkembangan negosiasi perdamaian Ukraina yang dipimpin AS. Pada Selasa, Presiden AS Donald Trump menyebut kesepakatan itu “sudah sangat dekat”. Utusan khusus AS Steve Witkoff dijadwalkan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow, sementara Sekretaris Angkatan Darat AS Dan Driscoll akan bertemu pihak Ukraina. Hal ini menyusul laporan bahwa Kyiv telah menerima revisi terbaru dari rencana perdamaian yang semula disusun oleh AS.

 

 

 

PASAR ASIA : Sebagian besar saham Asia menguat tajam pada Rabu seiring pasar mematok peluang lebih besar bahwa The Fed akan memangkas suku bunga bulan depan, dengan saham teknologi memimpin penguatan setelah rebound dari tekanan sebelumnya.

 

 

Nikkei 225 Jepang dan KOSPI Korea Selatan menjadi yang terbaik di Asia, masing-masing naik sekitar 2%, ditopang oleh pemulihan tajam saham teknologi. Indeks TOPIX Jepang naik 1,9%, terdorong aksi beli pada saham industri dan energi yang memiliki eksposur terhadap tema kecerdasan buatan (AI). Saham-saham chipmaker, elektronik, dan data center menguat secara luasseiring harapan baru bahwa belanja AI akan tetap kuat dalam beberapa kuartal ke depan.

 

 

Konglomerat teknologi Jepang SoftBank Group Corp. melonjak 6%, rebound dari posisi terendah dalam 2,5 bulan setelah sebelumnya anjlok sekitar 10% dalam dua sesi terakhir. Kekhawatiran atas eksposur perusahaan terhadap OpenAI, yang juga menghadapi persaingan ketat dari Google,sempat menekan saham SoftBank dalam beberapa sesi terakhir.

 

 

Indeks Hang Seng Hong Kong tertinggal dari bursa Asia berbasis teknologi lainnya, tertekan oleh pelemahan saham Alibaba Group setelah melaporkan kinerja laba kuartal fiskal kedua yang cenderung campuran. Kewaspadaan terhadap China juga meningkat setelah AS terlihat ikut campur dalam sengketa diplomatik antara China dan Jepang.

 

 

 

KOMODITAS: Harga minyak menguat pada Rabu, rebound dari posisi terendah satu bulan pada sesi sebelumnya, seiring investor menilai prospek kelebihan pasokan global serta perkembangan pembicaraan damai Rusia–Ukraina menjelang libur Thanksgiving di AS. Brent naik 65 sen atau 1,04% ke USD 63,13 per barel. WTI naik 70 sen atau 1,21% ke USD 58,65 per barel.

 

 

OPEC+ diperkirakan akan mempertahankan level produksi tetap dalam pertemuan hari Minggu, menurut tiga sumber OPEC+ kepada Reuters pada Selasa. Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember turut menopang harga minyak, karena suku bunga yang lebih rendah akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan permintaan minyak.

 

 

 

INDONESIA : IHSG ditutup di zona hijau menguat ATH +0.94% ke level 8602.13,* dimana breakout resistance ATH dan pijakan IHSG saat ini mencoba bertahan di atas area 8400-8450 sebagaisupport selanjutnya.

 

 

Beberapa saham seperti BUMI, RAJA, RATU mengalami strong breakout, dimana kemungkinan universe ini akan melanjutkan kenaikannya. Tetap perhatikan dan kawal setiap saham dengan trailing stop masing-masing seraya memperhatikan level dan respons dari indeks.

 

 

Unduh laporan lengkapnya DISINI.