5 Juni 2026
IHSG per perdagangan Kamis kemarin ditutup terkoreksi dalam ke level 5,839.78 dimana melemah sejauh -1.7%*didukung oleh oleh pelemahan saham konglomerasi dan big caps.
Research
5 Juni 2026
IHSG per perdagangan Kamis kemarin ditutup terkoreksi dalam ke level 5,839.78 dimana me...
Research
4 Juni 2026
IHSG per perdagangan Rabu kemarin ditutup terkoreksi dalam ke level 5,941.11 dimana mel...
5 Juni 2026
IHSG per perdagangan Kamis kemarin ditutup terkoreksi dalam ke level 5,839.78 dimana melemah sejauh -1.7%*didukung oleh oleh pelemahan saham konglomerasi dan big caps.
4 Juni 2026
IHSG per perdagangan Rabu kemarin ditutup terkoreksi dalam ke level 5,941.11 dimana melemah sejauh-4.11% didukung oleh oleh saham konglomerasi dan big caps.
3 Juni 2026
Wall Street ditutup menguat tipis pada Selasa di tengah perdagangan yang volatil, seiring investor mencermati perkembangan negosiasi AS-Iran dan sejumlah katalis dari sektor AI. IHSG per perdagangan Selasa kemarin ditutup menguat ke level 6,195.43
2 Juni 2026
IHSG ditutup melemah sejauh -0.05% ke level 6,127.38. IHSG masih tertekan oleh aksi jual saham-saham seiring rebalancing MSCI Mei 2026, yang akan terealisasi pada 1 Juni 2026. Namun, tekanan jual terlawan oleh kenaikan saham-saham konglomerasi, terutama dari grup Prajogo Pangestu dan grup Hapsoro.
29 Mei 2026
IHSG turun 76,16 poin atau 1,23% ke posisi 6.130 (26/5/2026). Investor asing mencatat net sell atau jual bersih Rp 1,60 triliun di seluruh pasar saat IHSG turun.Hal ini didorong oleh sentimen wait and see terkait libur panjang Idul Adha selama 2 hari pada Rabu dan Kamis. Selain itu, pelemahan rupiah juga menjadi sentimen yang turut menyeret turunnya IHSG.