30 Januari 2026 NEW!
IHSG ditutup membentuk strong hammer candle -1.06% menjadi 8232.2, walaupun sesi 1 kemarin sempat mengalami halt. Beberapa big caps baik grup konglomerasi dan perbankan mengalami strong rebound
Research
30 Januari 2026 NEW!
IHSG ditutup membentuk strong hammer candle -1.06% menjadi 8232.2, walaupun sesi 1 kema...
Research
29 Januari 2026
IHSG ditutup -7.35% menjadi 8320.56, dimana dikarenakan kajian MSCI mengenai tidak ada ...
30 Januari 2026 NEW!
IHSG ditutup membentuk strong hammer candle -1.06% menjadi 8232.2, walaupun sesi 1 kemarin sempat mengalami halt. Beberapa big caps baik grup konglomerasi dan perbankan mengalami strong rebound
29 Januari 2026
IHSG ditutup -7.35% menjadi 8320.56, dimana dikarenakan kajian MSCI mengenai tidak ada inklusi dari Indonesia untuk periode rebalancing Januari 2026 akibat definisi riil float yang masih menjadi permasalahan dan perdebatan (Klasifikasi korporat - KSEI sebagai non free float). Hampir seluruh saham konglomerasi yang memiliki float cukup kecil mengalami penurunan hingga ke zona ARB.
28 Januari 2026
Saham Eropa mayoritas menguat pada Selasa, didukung kesepakatan dagang antara Uni Eropa dan India, sementara investor menanti rilis kinerja emiten lanjutan serta keputusan suku bunga The Fed.I HSG ditutup relative flat +0.05% menjadi 8980.33.
27 Januari 2026
Harga emas melonjak ke rekor tertinggi baru di atas USD 5.100 per ounce, memperpanjang reli tajam sebagai asset safe haven. IHSG ditutup naik 0.27% menjadi 8975.33.
26 Januari 2026
Pada penutupan NYSE, Dow Jones Industrial Average turun 285 poin atau 0,6%, sementara S&P 500 naik tipis 0,02% dan Nasdaq Composite menguat 0,3%. IHSG masih ditutup turun minus 0.46% menjadi 8951.01.